Rabu, 14 Januari 2026

1.456 Pelamar Ikuti Wawancara Daring di Job Fair Tunas Industrial Estate

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kegiatan job fair online yang digelar oleh Tunas Industrial Estate di Ballroom Oakwood Hotel and Apartement Grand Batam, Selasa (27/5). Foto. Cecep Mulyana

batampos – Ribuan pencari kerja mengikuti kegiatan online job fair yang digelar oleh Tunas Industrial Estate pada Selasa (27/5) di Ballroom Oakwood Hotel and Apartment Grand Batam. Acara ini semula dirancang secara luring, namun berubah menjadi daring lantaran tingginya jumlah pendaftar.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, menjelaskan keputusan untuk menggelar job fair secara daring diambil guna mengakomodasi lonjakan peserta. Dari data panitia, tercatat lebih dari 50 ribu orang mendaftar dalam kegiatan ini.

“Awalnya kami rencanakan offline, tapi karena terlalu banyak yang daftar makanya kita ubah jadi online. Ini malah menguntungkan karena verifikasinya bisa lebih selektif,” katanya.

Baca Juga: Permohonan SKCK Meningkat Jelang Job Fair, Pencaker Baru Dominasi Pemohon

Menurutnya, sistem daring memudahkan proses penyaringan awal karena data peserta sudah masuk dan dapat disesuaikan dengan kriteria masing-masing perusahaan. “Ini juga berjalan lancar, bisa jadi contoh ke depan bagi penyelenggaraan job fair lainnya,” tambahnya.

Dari total pendaftar, sebanyak 12.331 orang dinyatakan lolos verifikasi awal oleh panitia. Kemudian, perusahaan kembali melakukan penyaringan internal, hingga akhirnya hanya 1.456 orang yang berhak mengikuti sesi wawancara daring pada hari pelaksanaan.

Terdapat pula formasi khusus bagi penyandang disabilitas yang dibuka oleh Alfamart. Dari 147 pendaftar, sekitar 40 orang dinyatakan lolos seleksi dan akan diundang langsung oleh perusahaan untuk proses lanjutan.

Baca Juga: 4 Hari Dibuka, Job Fair Tunas Industrial Sudah 2.923 Pelamar Online

“Kuota untuk pelamar disabilitas yang dibuka Alfamart sebanyak 20 orang. Total kebutuhan Alfamart sendiri sekitar 220 orang, dengan 20 di antaranya khusus disabilitas,” ujar Rudi.

General Manager Kawasan Tunas Industri, Calvin Winata, menjelaskan bahwa angka 1.456 peserta wawancara daring telah melalui proses penyaringan ketat. Salah satu tantangan dalam proses verifikasi adalah adanya pendaftar ganda.

“Aturan awalnya satu pelamar hanya boleh melamar ke satu perusahaan. Tapi ada juga yang mendaftar ganda atau tidak memenuhi kualifikasi, sehingga perlu disaring lagi,” kata dia.

Sebanyak 25 tim verifikasi dikerahkan dalam proses ini. Sedangkan untuk wawancara, tiap perusahaan mengirimkan dua hingga tiga pewawancara. Tercatat 22 perusahaan berpartisipasi, beberapa di antaranya membuka dua booth sekaligus.

Tunas Group menjadi primadona dalam kegiatan ini. Tercatat, sebanyak 5.206 pelamar menyasar perusahaan yang bernaung di bawah grup tersebut, menjadikannya yang paling diminati oleh peserta.

Total terdapat sekitar 25 booth perusahaan dalam job fair ini. Wawancara daring dibagi ke dalam tiga sesi, dimulai dari pukul 08.30 WIB hingga 16.00 WIB. Sesi pertama berlangsung pukul 08.30-10.00 WIB, sesi kedua pukul 12.00 WIB, dan sesi ketiga di sore hari.

Calvin menyebut, hasil wawancara akan segera ditindaklanjuti. Pengumuman kelulusan akan disampaikan langsung oleh masing-masing perusahaan, dengan batas waktu maksimal 30 hari.

“Kalau sampai lebih dari 30 hari tidak ada kabar, maka bisa dipastikan kandidat itu tidak lolos. Kami upayakan hasilnya tidak lebih dari 30 hari,” ujarnya.

Karena bersifat konfidensial, keputusan akhir tetap menjadi wewenang masing-masing perusahaan. Akan tetapi, pihak penyelenggara akan tetap memantau dan membantu proses follow up sesuai prinsip pelayanan publik. (*)

Reporter: Arjuna

Update