
batampos – Sebanyak 1.466 orang meninggalkan Kota Batam dengan menggunakan Kapal Pelni KM Kelud dari Pelabuhan Batuampar menuju Belawan, Kota Medan, Minggu (11/5/2023).
“Hari ini keberangkatan kapal Kelud dari Batam masih stabil. Kapal berangkat siang ini membawa 1.466 penumpang,” ujar Kapolsek KKP Batam, Iptu Putra Jaya.
Sementara itu untuk penumpang tujuan Jakarta. Jumlahnya mengalami penurunan.
“Kapal tiba dari Tanjung Priok dan selanjutnya bertolak ke Belawan. Penumpang datang tadi 597 orang,” tambahnya.
Baca Juga: Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Pelajari Tata Kelola Air Minum dan Limbah di Batam
Iptu Jaya menyebutkan, dalam mengawal kedatangan dan keberangkatan, pihaknya menyiagakan 10 personel Polsek KKP untuk memberikan pengamanan di pelabuhan.
Perketatan pengawasan pun meliputi pemeriksaan barang bawakan penumpang mulai dari pintu keberangkatan hingga pintu kapal.
Selain itu, polisi juga melakukan pemeriksaan, razia secara acak terhadap barang bawaan penumpang untuk antisipasi dan pencegahan terjadinya tindak pidana Narkoba dan barang terlarang lainnya.
Baca Juga: Beroperasi Tanpa Izin, KKP Segel Keramba Jaring Apung di Barelang
“Sasaran kita penumpang yang turun, arus lalu lintas truk kontainer, kendaraan parkir tepi jalan dan keluarga atau pengantar, ” ujar Iptu Jaya.
Dedi, salah satu penumpang Kelud tujuan Belawan mengaku, memilih kapal Kelud karena harga tiketnya yang terjangkau dibandingkan moda transportasi lain.
Selain itu KM. Kelud juga mempunyai jadwal yang rutin setiap pekannya, sehingga lebih memudahnya penggunanya dalam berpergian.
Baca Juga: Neraca Perdagangan Batam Surplus USD 101,87 Juta
“Tiket Kelud dari dulu sampai sekarang tetap sama, ” ujarnya.(*)
Reporter: Rengga Yuliandra



