
batampos – Tim Gabungan yang terdiri dari Basarnas dan Satpol Air Polresta Barelang, TNI AL masih melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Perairan Tanjunguncang atau tepatnya di dekat kawasan PT Bandar Abadi Shipyard.
Pencarian hari ke 3 dilakukan dengan radius 3 nauctile mile (NM) atau sejauh 5 kilometer dari lokasi tenggelamnya korban.
“Pencarian hari ke 3 dilakukan radius 3 NM. Dari sepanjang selat sampai tembus ke Piayu,” ujar Kepala Kantor Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi, Jumat (26/5/2023).
Baca Juga: Turis Korea Selatan Puji Kemajuan Kota Batam
Ia menjelaskan, pencarian ini melibatkan 5 personel Basarnas dengan menggunakan peralatan Rescur Car D-max dan rubber boat.
“Untuk satu korban lagi masih dalam pencarian. Mohon doanya,” katanya.
Sebelumnya, Tim Gabungan berhasil menemukan 1 korban, yakni atas nama Aidil kelahiran 2004. Jasadnya ditemukan sejauh 1 nautical mile atau 1,8 kilometer dari lokasi tenggelam.
“Semoga pencarian hari selanjutnya cuaca mendukung dan berjalan lancar,” tutupnya.
Baca Juga: Kepala BP Batam Targetkan Kecamatan Batu Aji Akan Jadi Kecamatan Kota Batu Aji
Diketahui, enam remaja warga Kampung Cunting dan Perumahan Pluto tersebut pergi memancing di perairan dekat kawasan PT Bandar Abadi. Mereka menggunakan satu perahu kecil. Saat berada di tengah, perahu mereka disenggol kapal besar yang melintas. Mereka beserta perahu mereka tenggelam.
Keenam remaja ini adalah Adrian kelahiran 2006, Josua Keso kelahiran 2005, Johanes Yaswan kelahiran 2003 dan Delpin kelahiran 2004, Aidil kelahiran 2004, serta Jerdian Ferdion kelahiran 2008. Atas kejadian ini, 3 anak selamat, 1 kritis, dan 2 tenggelam.(*)
Reporter: Yofi Yuhendri



