Jumat, 3 April 2026

130 Pelamar PPPK Dinyatakan Lolos Seleksi Administrasi Selama Masa Sanggahan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
ILUSTRASI. P2G meminta untuk para guru honorer peserta tahap 1 yang lolos passing grade seleksi PPPK namun tidak ada formasi dapat langsung lulus. (Dok. JawaPos.com)

batampos– Sebanyak 130 pelamar pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK) dinyatakan lolos, melalui masa sanggah yang dibuka 18-22 Oktober lalu.

Tim Verifikasi Seleksi Penerimaan PPPK Kota Batam, Tri Eka Jauhari mengatakan proses masa sanggah diperpanjang menjadi lima hari. Sehingga peserta yang gagal memiliki waktu yang cukup panjang untuk melakukan sanggahan.

“Setelah berkoordinasi dengan BKN, maka ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam sanggahan. Sehingga yang gugur kemarin, dinyatakan lolos melalui tahap sanggahan,” ujarnya, Jumat (27/10)

Ia merinci jumlah pelamar yang lolos masa sanggahan untuk PPPK guru mencapai 4 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Berikutnya, PPPK tenaga kesehatan sebanyak 12 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Ada juga PPPK Fungsional tenaga teknis dari hasil sanggahan ini meloloskan paling banyak yaitu 114 pelamar.

BACA JUGA: 653 Guru di Batam Terima SK P3K Tahap Dua

Pria yang akrab disapa Teja ini menyebutkan sebelumnya sudah ada 1.877 pelamar yang lolos seleksi administrasi. Dengan hasil sanggahan ini total pelamar yang akan mengikuti seleksi kompetensi sebanyak pelamar.

“Total keseluruhan 1.998 yang lanjut ke tahap berikutnya. Selanjutnya mereka akan mengikut tahap berikutnya yaitu ujian CAT. Untuk jadwal akan kami infokan melalui website mediacenterbatam.go.id dan bpksdmbatam.go.id,” jelasnya.

Ia mengingatkan kepada seluruh pelamar yang dinyatakan lolos, untuk tidak terpengaruh oleh oknum yang menawarkan kelulusan menjadi ASN. Pemko Batam tidak bertanggungjawab atas ada kerugian yang ditimbulkan, jika ada oknum yang menjanjikan lolos ASN.

“Proses tidak dipungut biaya. Jadi persiapkan diri jelang pelaksanaan tes,” sebutnya. (*)

reporter: yulitavia

UPDATE