
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi warga lanjut usia, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan di daerah kepulauan. Kali ini, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada 158 keluarga lansia di Kecamatan Belakangpadang, Selasa (14/10).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Nasional Kecamatan Belakangpadang itu disambut antusias warga. Sejumlah lansia tampak hadir bersama keluarga mereka untuk menerima bantuan yang disalurkan melalui Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam No 41 Tahun 2025 tentang Bantuan Sosial Bagi Lansia.
Li Claudia menyampaikan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang telah lanjut usia.
“Bantuan ini bukan hanya bentuk perhatian, tetapi juga penghargaan atas jasa dan pengabdian para orang tua kita yang telah berkontribusi bagi Batam,” katanya.
Melalui program ini, setiap penerima manfaat akan memperoleh bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan selama sembilan bulan, mulai dari April hingga Desember 2025. Penyaluran dilakukan secara non-tunai melalui BRK Syariah agar lebih aman dan akuntabel.
Li Claudia inginkan sinergi antara pemerintah, pihak bank, serta aparat kecamatan dan kelurahan agar bantuan tepat sasaran. Ia juga berpesan agar data penerima terus diperbarui agar tidak ada lansia yang terlewat.
“Kita ingin memastikan tidak ada warga yang berhak, tapi tidak terdata,” ujarnya.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi medium silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Sejumlah lansia menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemko Batam terhadap kesejahteraan mereka.
Program bansos lansia ini menjadi bagian dari komitmen Pemko Batam untuk memperkuat jaring pengaman sosial, khususnya di wilayah hinterland seperti Belakang Padang. Pemerintah berharap, melalui program ini, para lansia dapat menikmati masa tua dengan lebih layak dan bermartabat.
Li Claudia menutup kegiatan dengan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat, sekaligus menegaskan perhatian terhadap kesejahteraan sosial akan terus menjadi prioritas dalam pembangunan Batam yang inklusif dan berkeadilan. (*)
Reporter: Arjuna



