Kamis, 26 Februari 2026

160 Peserta Ikut Uji Kompetensi Bersama Lembaga Sertifikasi Profesi Digital TIK

spot_img

Berita Terkait

spot_img

 

 

batampos – Lembaga Sertifikasi Profesi Digital TIK menggelar uji kompetensi bagi pekerja dan pencari kerja yang ada di Provinsi Kepri. Uji kompetensi ini diikuti 160 peserta dari berbagai profesi yang bergerak di bidang TIK.

Uji kompetensi ini merupakan program dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Untuk Kepri, diselenggarakan oleh LSP Digital TIK. Ada lima skema uji kompetensi yang dilaksakan, di antaranya, analis program; teknisi utama jaringan komputer; desain grafis muda; junior web programmer; dan operator komputer madya.

Uji kompetensi ini bertujuan untuk menunjang keahlian atau kemampuan peserta di bidang yang mereka geluti. Sertifikasi ini merupakan pengakuan atas keahlian yang mereka miliki. Seperti diketahui, untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, banyak perusahaan yang meminta calon pekerja yang sudah mahir sesuai dengan kompetensi yang mereka miliki.

F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Direktur Lembaga Setifikasi Profesi (LSP) Digital TIK, Hadrus (kiri), memantau pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi bagi pekerja di Baverly Hotel, Sabtu (27/5). Uji Kompetensi ini merupakan program dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

”Tentu ini akan memudahkan owner dari perusahan dalam menerima pekerja. Selain itu, sertifikasi ini juga bermanfaat dalam meningkatkan jenjang karir tentunya,” kata Direktur LSP Digital TIK, Hadrus, Sabtu (28/5).

LSP merupakan perpanjang tangan BNSP. Lembaga yang sudah mendapatkan lisensi dari BNSP berkesempatan mendapatkan program dari pemerintah ini, termasuk Digital TIK.
Ia menjelaskan manfaat sertifikasi bagi peserta adalah kemampuan mereka diakui oleh negara. Tentu ke depannya, sertifikasi ini diharapkan bisa mendorong kemajuan pekerjaan peserta. Uji kompetensi sebagai pemenuhan syarat sertifikasi profesi yang menyatakan peserta ini kompeten di bidangnya.

Tahun ini, program sertifikasi ini dibuka untuk empat kompetensi yaitu, junior network; junior programmer; junior office operator; dan desain grafis muda.

Ia menjelaskan, sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan menyebutkan bahwa tenaga kerja maupun pencari kerja wajib memiliki sertifikasi. Uji kompetensi ini untuk memenuhi kebutuhan sertifikasi bagi warga Kepri saat ini.

”Peserta sudah bekerja dan memiliki basic di bidangnya, namun untuk pembuktian tentu mereka harus mengantongi sertifikasi. Melalui uji kompetensi ini kemampuan mereka akan diuji. Nanti mereka akan diberikan sertifikat BNSP sebagai bukti mereka sudah lulus uji kompetensi,” jelasnya.

Ujian digelar di dua tempat, sebelumnya uji kompetensi sudah dilaksanakan di kampus Universal dengan total peserta 80 orang.

”Ini merupakan yang kedua kalinya. Ujian digelar satu hari. Ja­di peserta diuji sesuai dengan kompetensi mereka,” ungkapnya. (*/adv)

 

Reporter : Yashinta

SALAM RAMADAN