Senin, 26 Januari 2026

20 Jam Api Belum Padam di PT Desa Air Cargo Batam, Kabil

Belasan Mobil Damkar Dikerahkan, Material Sulit Dipadamkan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Petugas dari Damkar Kota Batam masih berusaha memadamkan api.

batampos – Kebakaran hebat yang melanda empat gudang milik PT Desa Air Cargo di kawasan Bayam, Kabil, belum sepenuhnya padam meski telah berlangsung selama lebih dari 20 jam. Hingga Selasa (24/6) pukul 14.00 WIB, kobaran api masih menyala di tumpukan material yang terbakar.

Asap hitam masih membumbung tinggi dari lokasi kejadian. Belasan unit mobil pemadam kebakaran dari BP Batam dan Pemko Batam silih berganti dikerahkan ke lokasi sejak Senin (23/6) malam.

“Ya, api masih hidup di bawah tumpukan material. Kami terus melakukan pembasahan agar api benar-benar mati,” kata Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran BP Batam, Febri, saat ditemui di lokasi.

Menurut Febri, sebanyak 14 unit mobil damkar diterjunkan, masing-masing tujuh dari BP Batam dan tujuh dari Pemko Batam. Sementara personel yang terlibat mencapai 14 regu yang bekerja secara bergantian tanpa henti sejak Senin malam.

“Pemadaman dilakukan nonstop sejak pukul 20.00 WIB. Personel kami bekerja bergantian dari malam sampai siang,” tambahnya.

Febri menjelaskan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Namun, pihaknya memastikan empat gudang milik PT Desa Air Cargo terbakar habis. Material yang terbakar, cukup sulit dipadamkan. Karena itu, alat berat turut dikerahkan untuk membantu membongkar tumpukan barang yang menjadi sumber api.

“Kami juga dibantu alat berat untuk mempercepat proses pembasahan. Dengan cara mengurai material yang terbakar,”sebutnya.

Sementara itu, hingga Selasa siang, pihak PT Desa Air Cargo belum bisa dimintai keterangan. Seorang petugas keamanan di lokasi mengatakan, pihak yang berwenang belum berada di tempat.

“Yang bisa memberikan keterangan belum ada di lokasi, jadi kami belum bisa menyampaikan apa-apa,” ujarnya singkat.

Pantauan Batam Pos di lapangan, kawasan sekitar lokasi kejadian masih diselimuti asap hitam. Sejumlah petugas pemadam kebakaran terus berjibaku di titik-titik api yang masih menyala di antara puing-puing gudang yang runtuh.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman dan pendinginan masih berlangsung. Petugas menegaskan akan terus berada di lokasi hingga dipastikan tak ada bara api yang tersisa. Belasan petugas juga tampak kelelahaan berisitirahat melepas penat. (*) 

Reporter: Yashinta

Update