Minggu, 25 Januari 2026

200 Paket Sembako untuk Kampung Baru, Imigrasi Perkuat Sinergi Pengawasan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Penyerahan secara simbolis bantuan sembako kepada masyarakat Kampung Baru Sagulung. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menyalurkan 200 paket sembako kepada masyarakat Kampung Baru, RW 13, Kelurahan Seibinti, Kecamatan Sagulung, Jumat (22/8) siang.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Desa Binaan Imigrasi yang bertujuan mempererat kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendorong sinergi dalam pengawasan orang asing.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, mengatakan aksi sosial ini penting dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan. Kepedulian harus selalu diutamakan. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi contoh dan diikuti oleh instansi lainnya,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan, Hajar juga mengingatkan warga untuk berperan aktif dalam mengawasi keberadaan orang asing di lingkungannya. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting agar orang asing yang berada di Batam benar-benar memberikan manfaat positif. “Kalau ada hal yang mencurigakan, segera laporkan ke kami atau kepolisian. Tujuannya agar keberadaan orang asing tetap terawasi,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan imigrasi, terutama pengurusan paspor, untuk kegiatan positif. Kalau membuat paspor, gunakanlah untuk hal-hal bermanfaat dan tidak disalahgunakan,” tambahnya.

Ketua RW 13 Kampung Baru, Yosef Magung, menyambut baik penyaluran bantuan yang ditujukan kepada keluarga kurang mampu di empat RT. Kami berterima kasih atas kepedulian Imigrasi. Bantuan ini benar-benar bermanfaat dan kami berharap bisa berkelanjutan,” katanya.

Program Desa Binaan Imigrasi sendiri menjadi sarana memperkuat kemitraan antara imigrasi dan masyarakat. Melalui program ini, warga diharapkan semakin memahami peran penting pengawasan terhadap orang asing yang tinggal maupun beraktivitas di lingkungannya.

Camat Sagulung, Muhammad Hafiz, mengapresiasi langkah Imigrasi Batam yang tidak hanya fokus pada tugas administratif, tetapi juga peduli pada kegiatan sosial. “Kami bangga menjadi desa binaan imigrasi. Semoga masyarakat Kampung Baru tidak hanya menerima bantuan, tapi juga berperan aktif dalam mengawasi keberadaan orang asing,” ujarnya.

Dengan sinergi ini, pemerintah berharap hubungan antara masyarakat, imigrasi, dan aparat keamanan semakin erat. Selain membantu warga yang membutuhkan, kolaborasi ini juga diharapkan mampu menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Sagulung, khususnya terkait pengawasan orang asing. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update