
batampos – Proses pemulangan jemaah haji dimulai sejak Selasa, 4 Juli sampai 18 Juli 2023. Seluruh jemaah haji gelombang pertama tersebut akan diterbangkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah menuju Batam.
Kepala Seksi Haji Batam, Syahbudi mengatakan secara keseluruhan jemaah haji debaskasi Batam yang telah kembali ke Tanah Air berjumlah 1.840 orang. Jamaah tersebut berasal dari dari dua yakni Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Riau.
“1.840 jemaah ini terbagi dalam lima kloter, ” ungkap Syahbudi, Kamis (6/7).
Baca Juga: 5 Kloter Haji Debarkasi Batam Telah Kembali ke Tanah Air
Sementara itu, menurut data dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Batam, sebanyak 23 jemaah Embarkasi Batam meninggal di Arab Saudi, sementara satu orang meninggal di Batam pada Selasa (4/7) kemarin.
Rinciannya, 11 jemaah haji yang meninggal di Tanah Suci berasal dari Provinsi Riau, enam orang jemaah asal Jambi dan lima orang jemaah asal Kalimantan Barat. Sementara itu untuk jemaah asal Provinsi Kepri berjumlah dua orang.
Salah satu jemaah haji yang meninggal dunia, Akhmadi Sankarjo Mustarjo, warga Kecamatan Kundur Utara, Karimun. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 18.30 WIB di RS Bhayangkara, sesaat setelah pesawat yang membawa pulang jamaah haji mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam.
Baca Juga: Taksi Online Resmi Beroperasi di Bandara Hang Nadim Mulai Hari Ini
Sementara satu jemaah Kepri lainnya ialah Nurdin Shalahuddin Bin Selamat meninggal dunia di Rumah Sakit Annoor Makkah, Selasa (13/6) sekitar pukul 07.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Nurdin merupakan jamaah dari kloter 3 Embarkasi Batam yang beralamat di Bengkong Indah, Bengkong berusia 70 tahun. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra

