Kamis, 29 Januari 2026

3.550 Jemaah Haji Embarkasi Batam Telah Diberangkatkan, Satu Jemaah Asal Karimun Wafat

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Keberangkatan Kloter Pertama Calon Jemaah Haji (CJH) Embarkasi Batam yang dilayani melalui Bandara Internasional Hang Nadim. Foto. PT BIB untuk Batam Pos.

batampos – Sebanyak 3.550 jemaah calon haji dari Embarkasi Batam telah diberangkatkan hingga kelompok terbang (kloter) ke-8 pada musim haji 1445 Hijriah/2024 Masehi. Angka ini merupakan bagian dari total 11.874 jemaah yang direncanakan akan berangkat melalui embarkasi tersebut tahun ini.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia, menjelaskan bahwa jemaah yang telah diberangkatkan terdiri atas 1.627 laki-laki dan 1.923 perempuan dari berbagai provinsi, seperti Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.

“Untuk sementara, jemaah yang sudah diberangkatkan dari kloter 1 hingga 8 berjumlah 3.550 orang. Artinya masih ada 8.324 jemaah lagi yang akan diberangkatkan dalam 19 kloter berikutnya,” ujar Zoztafia, Jumat (9/5).

Ia menambahkan, setiap kloter membawa sekitar 445 hingga 446 jemaah, termasuk petugas haji seperti Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), serta tenaga medis.

Menurut Zoztafia, proses pemberangkatan jemaah sejauh ini berlangsung tertib dan lancar. “Kami memastikan semua layanan mulai dari asrama haji hingga bandara berjalan optimal. Semoga seluruh jemaah diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan rangkaian ibadah haji,” katanya.

Namun, di tengah proses pemberangkatan yang berjalan lancar, kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah dari kloter pertama, Abdul Kadir bin Abdul Salam, meninggal dunia di Madinah pada Rabu (8/5) pukul 09.40 waktu Arab Saudi. Pria berusia 84 tahun asal Kabupaten Karimun, Kepri, itu wafat setelah menjalani perawatan medis intensif di Rumah Sakit King Fadh.

“Benar, satu orang jemaah haji asal Kepri meninggal dunia di Madinah. Kami turut berduka cita dan mendoakan almarhum husnul khatimah,” ucap Zoztafia.

Menurut penjelasan resmi, Abdul Kadir sempat menjalani tindakan medis . Jenazahnya dimakamkan di kompleks pemakaman Baqi, salah satu tempat pemakaman utama di Madinah yang memiliki nilai sejarah tinggi dalam Islam.

Sebagai langkah antisipasi, Kemenag Kepri mengimbau seluruh jemaah agar menjaga kesehatan, mengingat suhu ekstrem dan padatnya aktivitas ibadah selama musim haji. “Kami terus mengingatkan jemaah untuk menjaga kebugaran dan tidak memaksakan diri, agar dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan aman,” tutup Zoztafia. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Update