
batampos – Job Fair Batam 2022 sudah selesai seminggu yang lalu. Namun, Dinas Tenaga Kerja Kota Batam masih melakukan pendataan terhadap 33 ribu lamaran pencari kerja yang masuk.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan, pendataan dilakukan karena adanya perubahan format job fair.
“Awalnya seluruh lamaran diterima oleh perusahaan yang membuka lowongan kerja. Namun, akibat adanya kisruh di hari pertama job fair. Akhirnya seluruh lamaran diterima dan dipilah oleh Disnaker,” katanya, Jumat (18/11/2022).
Baca Juga: Pengakuan Pelaku Pengiriman PMI Ilegal dari Batam, Korban Bayar Jutaan Rupiah
Ia menjelaskan, hasil penghitungan terakhir, ada 33 ribu lamaran yang masuk.
“Aturannya satu pelamar boleh memasukan dua lamaran, sehingga bisa diasumsikan ada sebanyak 16.500 pencaker yang datang ke job fair Batam 2022,” paparnya.
Ia mengatakan hingga saat ini pendataan dan pemilahan masih dilakukan.
Baca Juga: Dugaan Penganiayaan Terjadi di Ponpes Dapur 12
Dari informasi yang didapat Batam Pos, sampai saat ini tim Job Fair Batam 2022 baru bisa memilah lamaran untuk 23 perusahaan.
Masih ada sisa sebanyak 9 perusahaan lagi, yang belum dipilah.
Selain pemilahan lamaran. Disnaker juga mendata berapa jumlah pelamar KTP Batam dan luar Batam.
Namun dari penghitungan dari 23 perusahaan yang ada, sebagian KTP Batam dan sebagian lainnya KTP luar Batam.
Baca Juga: Warga Nongsa Keluhkan Truk Tanpa Penutup, Jalan Baru Jadi Kotor
Diserbunya job fair Batam 2022 oleh pencaker dari luar Batam ini, membuktikan ucapan Kadisnaker Kota Batam Rudi Sakyakirti beberapa waktu lalu.
“Kenapa ramai, karena tidak hanya dari Batam. Tapi juga dari luar Batam, seperti Bintan,” ujarnya.(*)
Reporter: Fiska Juanda



