Selasa, 17 Februari 2026

369 Jemaah Haji Kloter 31 Tiba Batam, Dua Meninggal di Tanah Suci

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Jemaah Haji Debarkasi Batam saat tiba di Bandara Hang Nadim.

batampos – Sebanyak 369 jemaah haji kelompok terbang (Kloter) 31 BTH tiba di Batam, Rabu (2/8). Kloter 31 ini merupakan jemaah haji asal Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Bengkayang, Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, serta Kabupaten Bintan.

Kepala Seksi Haji Batam, Syahbudi menyebutkan, sebanyak 11.459 haji telah tiba di Tanah Air. Angka tersebut menyusul kedatangan jemaah haji kloter 31 sebanyak 369 orang melalui Bandara Hang Nadim Batam pada Rabu,(2/8) pukul 12.10 WIB.

“Alhamdulillah perjalanan kembali berlangsung dengan lancar,” ujar Kamis (3/8).


Baca Juga: Gelombang Protes Masyarakat, Akibat Buruknya Pelayanan SPAM Batam

Ia menjelaskan ada dua jemaah haji kloter BTH-31 yang meninggal dunia di Arab Saudi, yaitu atas nama Salniah Japri Muslim dan Nur Secha Sanusi. Selain itu saat waktu kepulangan ke Tanah Air, ada tiga orang haji mutasi pulang bersama kloter BTH-31.

Dikatakan Syahbudi, saat ini tersisa tiga kloter lagi yang dijadwalkan kembali ke Tanah Air. Kloter 32 BTH tiba di Batam pada Kamis (3/8) sekitar pukul 13.25 WIB. Lalu dilanjutkan kloter 33 BTH dan kloter 34 BTH. Untuk jemaah asal Batam sendiri saat ini masih tersisa di kloter 32 sebanyak 83 orang jemaah dan kloter 33 sebanyak sembilan jemaah.

“Kloter 34 menjadi kloter terakhir debarkasi Batam,” katanya.

Baca Juga: Korban Kebakaran di Pulau Buluh Terima Bantuan Biaya Perbaikan Rumah

Sebelumnya, PPIH Debarkasi Hang Nadim Batam memprioritaskan penyambutan jamaah haji lansia setibanya di Tanah Air.

Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan PPIH Debarkasi Hang Nadim Batam Edi Batara mengatakan jamaah haji lansia diarahkan untuk langsung beristirahat di kamar masing-masing saat tiba di Asrama Haji Debarkasi Batam.

Ia menambahkan hal serupa juga ditujukan bagi jamaah yang merasa kelelahan saat menjalani perjalanan yang cukup panjang tersebut. “Jadi, proses penyambutan, bagi jamaah yang kurang fit dan lansia, langsung masuk kamar. Bagi lansia pun tidak dianjurkan mengikuti proses seremonial penyambutan jamaah haji di aula,” kata Edi. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update