Minggu, 25 Januari 2026

436 Penyidik di Kepri Ikuti Pelatihan Latkatpuan, Kapolda: Polisi Harus Profesional dan Berintegritas

spot_img

Berita Terkait

spot_img
436 Penyidik dari jajaran Polda Kepri dan Polres se-Kepri ikuti pelatihan Latkatpuan. Foto. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Sebanyak 436 penyidik dari jajaran Polda dan Polres se-Kepri mengikuti kegiatan Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Penyidik Polri Tahun Anggaran 2025, yang resmi dibuka oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin di Graha Lancang Kuning, Senin (6/10).

Pelatihan ini digelar selama empat hari, mulai 6 hingga 9 Oktober, dengan metode hybrid learning menggabungkan pembelajaran langsung dan daring.

Dalam sambutannya, Irjen Asep menegaskan bahwa Latkatpuan merupakan bagian dari upaya reformasi Polri, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang menjadi tulang punggung penegakan hukum.

“Latkatpuan ini adalah langkah strategis untuk menyiapkan penyidik yang profesional dan mampu menjawab tuntutan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, penyidik adalah ujung tombak penegakan hukum yang tidak hanya dituntut menguasai aspek teknis, tetapi juga harus berintegritas dan menjunjung tinggi keadilan.

“Penyidik harus cakap hukum, memiliki kemampuan analisis yang tajam, dan peka terhadap dinamika hukum yang terus berkembang. Tapi yang tak kalah penting: tanggung jawab moral,” tambah Asep.

Pelatihan ini melibatkan instruktur dari tiga direktorat utama di Polda Kepri, yakni Direktorat Reserse Kriminal Umum, Kriminal Khusus, dan Narkoba. Materi yang diberikan mencakup: Teknik penyidikan modern, Crime scene investigation (olah TKP), Penyusunan berkas perkara secara digital, Pemanfaatan teknologi informasi dalam proses penyidikan, Etika profesi penyidik, Komunikasi efektif dengan korban dan saksi dan Pelaporan yang transparan dan akuntabel

Latkatpuan ini juga merupakan bagian dari program sertifikasi profesi penyidik Polri, sejalan dengan kebijakan menuju sistem penegakan hukum berbasis digital dan transparan.

Asep berharap para peserta mengikuti pelatihan dengan serius, karena ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas di tingkat operasional.

“Gunakan pelatihan ini untuk menambah ilmu, meningkatkan keterampilan, dan membangun jejaring kerja yang solid,” pesan Kapolda.

Kegiatan ini didukung oleh anggaran operasional Kapolda Kepri Tahun Anggaran 2025 dan sejauh ini berjalan tertib dan lancar. (*)

Reporter: Yashinta

Update