
batampos – Bursa bakal calon (Balon) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kepulauan Riau mulai mencuat. Sebanyak 47 bakal calon (balon) bersaing menjadi anggota PWM Kepri Periode 2022-2027 mendatang.
Ketua Panitia Pemilihan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kepri, Arifuddin Jalil, mengatakan, pihaknya sedang menjaring 47 nama-nama kader terbaik di lingkungan persyarikatan tersebut.
“Alhamdulillah, kami sudah menjaring 47 balon pimpinan Muhammadiyah Kepri. Semoga pencalonan ini berjalan lancar dan menghasilkan figur terbaik dalam memimpin persyarikatan Muhammadiyah,” ujarnya.
Baca Juga: Dir Samapta Periksa Kesiapan Kendaraan dan Peralatan di Polresta Barelang
Pria yang akrab disapa Arjal itu menambahkan, proses pencalonan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kepri tersebut berlangsung sejak 10 hari yang lalu.
Sejumlah perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) di Kepri mengajukan sejumlah nama kader terbaik Muhammadiyah untuk dicalonkan sebagai pimpinan Muhammadiyah di Kepri.
Wakil Ketua PWM Kepri itu menyebutkan, selama kurang lebih 10 hari ke depan, pihaknya meminta kepada kader yang dicalonkan untuk mengisi formulir kesediaan menjadi pimpinan Muhammadiyah Kepri.
Baca Juga: Kasus Azhari Masih Tahap 1
“Sebab tiga hari sebelum Muswil (musyawarah wilayah), panitia pemilihan sudah melakukan verifikasi dan penelitian terkait calon pimpinan tersebut. Jika memenuhi syarat, maka mereka dapat diajukan ke arena Musywil untuk dipilih,” ujar pria yang juga menjabat Ketua STIT Internasional Muhammadiyah Batam itu.
Sekedar diketahui, pelaksanaan Musywil ke-4 Muhammadiyah Kepri bakal digelar di Hotel Harmoni One Batam pada tanggal 11 Maret mendatang.
Baca Juga: Pemprov Kepri Segera Rencanakan Cara Penagihan Utang ke ATB, Nilainya Rp48,6 Miliar
Sejumlah pejabat di Kepri bakal menghadiri acara lima tahunan tersebut. Kegiatan tersebut juga dipastikan akan dihadiri ratusan, bahkan ratusan peserta dan ribuan penggembira dari wilayah Kepri.
Sebab Muswil tahun ini disejalankan juga dengan Musywil Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Kepri, yang juga akan memilih pimpinan baru.(*)



