Sabtu, 24 Januari 2026

655 Anak Ikut Cek Gula Darah, 13 Ditemukan Prediabetes

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.

batampos – Sebanyak 655 anak mengikuti pemeriksaan gula darah dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Batam. Hasilnya cukup melegakan, mayoritas tercatat normal. Namun, ada temuan kecil yang patut diwaspadai: 13 anak masuk kategori prediabetes dan 20 anak mengalami hipoglikemia.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat, dari total 2.935 peserta usia dua tahun ke atas, 623 anak (95,11 persen) memiliki kadar gula darah normal. Tidak ditemukan kasus hiperglikemia dalam pemeriksaan tersebut.

Kepala Dinkes Batam, dr. Didi Kusmarjadi, menyebut temuan prediabetes ini penting diperhatikan meski belum bisa dikatakan diabetes.

Baca Juga: Dinkes Batam Ajak Orang Tua Sukseskan Cek Kesehatan Gratis di Sekolah

“Sebetulnya belum cukup dikatakan diabetes, masih prediabetes. Setelah dilakukan tes lanjutan berupa cek gula darah puasa dan dua jam setelah makan, hasilnya normal,” jelas Didi, Rabu (10/9).

Ia menjelaskan, prediabetes adalah fase peringatan. Kadar gula darah sudah lebih tinggi dari normal, tapi belum sampai ke diabetes melitus tipe 2. Jika tidak diantisipasi, risiko berkembang menjadi diabetes di kemudian hari tetap ada.

“Kalau prediabetes dikenali sejak awal, masih bisa dikendalikan bahkan kembali normal. Pencegahan jauh lebih efektif daripada mengobati ketika sudah menjadi diabetes,” tegasnya.

Didi merinci, kondisi normal ditandai dengan gula darah puasa di bawah 100 mg/dL. Sedangkan prediabetes ada di rentang 100–125 mg/dL, atau tes glukosa 2 jam setelah makan 140–199 mg/dL, atau HbA1c 5,7–6,4 persen. Batas diabetes dimulai dari gula darah puasa ≥126 mg/dL, atau HbA1c ≥6,5 persen.

Menurutnya, penyebab utama prediabetes pada anak antara lain obesitas, pola makan tinggi gula dan lemak, kurang aktivitas fisik, hingga faktor keturunan. Gejalanya sering samar, tetapi bisa berupa rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, cepat lelah, atau berat badan berlebih.

Karena itu, Dinkes Batam mengimbau orang tua membiasakan gaya hidup sehat sejak dini: mengurangi makanan tinggi gula, memperbanyak buah dan sayur, meningkatkan aktivitas fisik minimal 60 menit sehari, membatasi waktu gawai, mengontrol berat badan, hingga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

Dinkes juga mendorong terciptanya lingkungan sehat di rumah dan sekolah, lewat kantin sehat hingga kegiatan olahraga bersama. Edukasi kepada anak dan keluarga pun dinilai tak kalah penting. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update