Jumat, 16 Januari 2026

Ada 895 Kasus Demam Berdarah di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Foto: Jawapo.com

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak Januari 2022 sampai dengan 26 Desember 2022 mencapai 895 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak enam pasien meninggal dunia.

Bila dibandingkan tahun sebelumnya, kasus Demam Berdarah di tahun 2021 diketahui berjumlah 710 kasus dengan kasus kematiannya sebanyak empat orang. Lalu di tahun 2020 ada 763 kasus dengan kasus kematian tiga orang.

Sedangkan di tahun 2019 ada sebanyak 728 kasus demam Berdarah dengan kasus kematian 2 orang. Tahun 2018 ada 639 kasus Demam Berdarah dengan kasus kematiannya dua pasien.

“Kasus DBD ini bersifat fluktuatif. Di saat musim hujan, penyakit DBD akan meningkat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa (27/12/2022).

Baca Juga: BP Batam Kembangkan Kawasan Bandara Hang Nadim

Dilanjutnya, adapun pasien meninggal tersebut kebanyakan adalah balita. Di antaranya, pasien betusia satu tahun warga Mediterania, Batam Kota.

Lalu pasien berusia 4 tahun warga Pelita, Nongsa, dan warga Kavling Sejunlung berusia 6 bulan. Balita berusia 5 tahun warga Tembesi Makmur dan balita berusia 1 tahun warga Batam Kota.

Kasus wabah penyakit mematikan akibat nyamuk aides aegypti ini menyebar di semua wilayah kecamatan yang berada di Kota Batam.

Tingginya curah hujan saat ini mempengaruhi peningkatan kasus DBD di Batam. Genangan air yang timbul setelah hujan berpotensi jadi sarang nyamuk untuk berkembangbiak.

Baca Juga: BP Batam Alokasikan 678,25 Hektare Lahan Sepanjang Tahun 2022

Berbagai upaya terus dilakukan Dinkes Kota Batam dalam meminimalisir penyebaran DBD ini. Salah satunya melakukan fogging.

Petugas kesehatan dari seluruh Puskesmas wilayah Kota Batam sampai saat ini terus turun ke lingkungan masyarakat secara langsung untuk melakukan fogging dan sosialisasi bersih lingkungan.

Selain itu, Dinkes Batam juga terus mengaktifkan peran juru pemantau jentik (jumantik) dengan program Gerakan 1 rumah satu orang jumantik.

Baca Juga: Mobil Mewah Diderek Karena Berada di Area Terlarang

Para jumantik ini akan diberikan sosialisasi dan penyuluhan serta pemahaman. Peran jumantik ini dilakukan di seluruh wilayah.

Seperti di antaranya, edukasi jentik bersama tim Jumantik Bida Ayu Blok G, Mangsang, Sosialisasi Jumantik di Bukit Barelang Kelurahan Tanjungpiayu, Pembinaan Jumantik Cilik di Bengkong Mahkota, Bengkong.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update