Minggu, 18 Januari 2026

Ada Potensi Banjir Rob, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi banjir rob di Tanjunguncang. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kondisi cuaca di Kepulauan Kepri, termasuk Batam, hingga awal tahun 2023 tak menentu. Prakiraan cuaca lebih didominasi terjadinya hujan hingga angin kencang.

Bahkan untuk gelombang laut terutama yang berdekatan dengan laut lepas seperti Anambas dan Natuna cukup tinggi yakni hingga 5 meter. Sedangkan kecepatan angin berkisar 20-25 knot.

Meski prakiraan cuaca di wilayah Kepri didominasi hujan, potensi terjadinya banjir rob atau air laut tinggi cukup kecil. Meski begitu, masyarakat terutama yang tinggal di pesisir pantai diminta untuk terus waspada.

Baca Juga: Libur Akhir Tahun, Amsakar Imbau Pelaku Wisata Waspadai Cuaca Ekstrem

Koordinator Bidang Data dan Informasi Stamet Hang Nadim, Suratman mengatakan untuk wilayah Kepri memang berpotensi terjadi banjir Rob. Namun potensi tersebut kecil terjadi.

“Untuk potensi banjir Rob wilayah Kepri kecil, tapi kami tetap mengeluarkan imbauan agar waspada. Karena kemungkinan itu terjadi bisa saja,” kata Suratman.

Dikatakan Suratman, banjir rob bisa terjadi saat volume air di laut tinggi ditambah dengan gelombang tinggi dan intensitas hujan tinggi. Namun jika hal itu tak terjadi secara bersama-sama kemungkinan terjadi banjir rob di wilayah Kepri pun kecil.

Baca Juga: Bukan Hanya Berwisata, Warga Negara Asing Lakukan Hal Ini Saat ke Batam

“Jadi kalau memang berbarengan dengan hujan deras serta volume tinggi, banjir rob bisa jadi terjadi. Wilayah Kepri memang berpotensi hujan deras, tapi tidak seperti bagian selatan seperti daerah Jawa,” jelas Suratman.

Meski begitu, ia tetap meminta masyarakat untuk tetap waspada. Hindari kawasan pantai , apalagi disaat angin kencang. Untuk yang beraktifitas di lautan juga diminta berhati-hati dengan memastikan kondisi cuaca di BMKG.

“Saat ini masyarakat diminta lebih waspada. Kurangi aktifitas dilaut, jika memang tidak terlalu penting,” pungkasnya. (*)

 

 

 

Reporter : Yashinta

 

Update