
batampos – Pengusaha Kepri, Paulus Amat Tantoso kembali memimpin organisasi Afiliasi Penukaran Valuta Asing (APVA) periode 2022-2026 mendatang.
“Puji Tuhan, musyawarah nasional APVA ke-7 berjalan lancar. Kami dipercaya, terpilih kembali memimpin APVA secara nasional,” ujar Amat Tantoso kepada Batam Pos, Rabu (9/2/2022) pagi.
Dalam penetapan ini, Amat terpilih secara aklamasi lewat musyawarah nasional APVA ke-7 di Ballroom Vasa Hotel, Surabaya, Selasa (8/2/2022). Pengusaha valuta asing, perhotelan dan sejumlah bisnis di Batam ini kembali dipercaya memimpin organisasi. Menurut sejumlah pengusaha, di tangannya, APVA berkembang.
Ketua sidang I Wayan Catra Yasa menyebutkan, sejumlah pengusaha yang tergabung di APVA merekomendasikan dan satu suara menetapkan Amat Tantoso kembali memimpin organisasi ini selama empat tahun ke depan.
“Dalam mengemban tugas dan tanggung jawab, kami harap ketua umum terpilih menjunjung tinggi AD/ART APVA dan keputusan-keputusan Munas. Menjaga reputasi organisasi, dan menempatkan kepentingan negara dan bangsa sebagai prioritas utama,” ujar Wayan yang didampingi dua pimpinan sidang lainnya, Edy dan Pranoto.
Dalam penetapan Munas itu, Amat Tantoso langsung dilantik. Ia pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota yang tergabung dalam APVA Indonesia. “Terima kasih atas kepercayaan ini. Saya memberi apresiasi kepada teman-teman semua yang mengamanahkan saya kembali untuk menjadi nakhoda di organisasi ini. Doakan saya supaya menjalankan tugas dengan khidmat, bertanggung jawab, dan bijaksana,” pinta pengusaha yang akrab disapa Datuk Amat Tantoso ini.
Dalam kesempatan ini, Amat meminta kepada seluruh BPD yang ada agar senantiasa bersatu padu saling mendukung APVA agar lebih maju di masa depan. “Kami (APVA Indonesia, red) siap mendukung pemerintah dalam memajukan ekonomi,” tegas Amat.
Amat Tantoso merupakan pengusaha kelahiran Tanjungbatu. Seluk-beluknya sebagai pengusaha kenamaan di Batam dan Kepri turut diperhitungkan karena telah membuka lapangan pekerjaan bagi warga. Hal ini ditunjukkan dengan prestasinya mendapat penghargaan Asian Best Executive Award 2004 dari Lembaga Citra Mandiri serta Eksekutif & Pengusaha Indonesia Berprestasi 2001 dari Yayasan Nirwana.
Dia juga menjadi warga keturunan Tionghoa pertama yang diberikan gelar kehormatan sebagai Datuk dari Kesultanan Riau Lingga Kota Batam.
Dengan dipercaya kembali memimpin APVA, Amat mengatakan bahwa anak daerah berhak dan sama-sama punya kesempatan berkiprah di nasional. “Mari sama-sama tunjukkan bahwa anak daerah tidak kalah saing di pusat. Demi membangun daerah dan negara, kita harus berkiprah,” ungkapnya.
APVA sendiri merupakan organisasi yang menghimpun dan membina kerjasama diantara sesama Pedagang Valuta Asing untuk meningkatkan mutu dan peranannya di dalam memperdagangkan Valuta Asing sebagai realisasi dan partisipasi dalam mensukseskan pembangunan perekonomian nasional.(*)
REPORTER: Chahaya Simanjuntak – Iman Wachyudi



