
batampos– BP Batam melantik jajaran direktur baru untuk mengisi struktur pejabat tingkat II di lingkungan instansi tersebut. Prosesi pelantikan berlangsung di Balairung Sari, Kantor BP Batam, Senin (16/6), dipimpin langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad; Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra; dengan disaksikan jajaran Deputi.
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut atas persetujuan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian serta surat keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yang menyetujui Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) BP Batam yang baru.
“Hari ini kami melaksanakan pelantikan untuk level pejabat tingkat II. Ini bagian dari penyesuaian struktur dan kebutuhan organisasi yang telah melalui proses cukup panjang dan matang,” kata Amsakar.
BACA JUGA: Aktifkan 112 BTS untuk Dukung Ekonomi Digital, Telkomsel Perluas Layanan 5G di Batam
Dia menjelaskan, proses penentuan formasi pejabat tidak dilakukan secara sepihak. Para Deputi BP Batam disebut telah melakukan pemantauan dan diskusi internal terhadap kinerja staf yang dinilai memiliki kapabilitas di bidangnya masing-masing.
“Kalau ada Deputi yang melihat potensi staf tertentu, mereka berdiskusi dengan Deputi lain. Setelah itu formasi disusun dan digodok, baru dibawa ke saya dan Ibu Wakil (Li Claudia Chandra),” ujarnya.
Dari total 24 posisi direktur yang tersedia dalam struktur pejabat tingkat II, sebanyak 23 posisi telah terisi dalam pelantikan kali ini. Satu posisi yang masih kosong adalah Direktur Rumah Sakit BP (RSBP) Batam.
“Kami masih menyeleksi figur terbaik untuk mengisi posisi Direktur RSBP. Tugas ini cukup strategis, jadi kami ingin pastikan orang yang dipilih benar-benar mampu menjalankannya,” kata Amsakar.
Ia mengingatkan bahwa rotasi, mutasi, promosi, maupun demosi adalah hal yang wajar dalam dunia birokrasi. Dia meminta seluruh pejabat menyikapi dinamika tersebut dengan bijak dan positif.
“Jangan sampai rotasi ini justru membuat energi positif menjadi kontra produktif. Kalau sibuk membahas hal-hal yang tak perlu, kacau jadinya. Tapi saya lihat wajah-wajah hari ini cerah semua,” ujar Amsakar sambil tertawa.
Dia juga menginstruksikan seluruh pejabat untuk segera melakukan konsolidasi internal di bawah masing-masing Deputi. Ia minta seluruh direktur segera menyusun uraian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara rinci.
“BP Batam ditakdirkan untuk jadi institusi penggerak ekonomi. Kita harus kerja keras menjawab amanah besar ini,” ujar dia.
Katanya, semangat kolaborasi dan sinergi antardirektur harus dikedepankan. Ia menolak pola kerja kompetitif yang justru menciptakan ketidaknyamanan dalam organisasi.
“Tata kelola pemerintahan era sekarang ini bergantung pada kolaborasi. Antar direktur harus saling berbagi informasi dan memperkuat satu sama lain, bukan saling menjatuhkan,” ujarnya.
Perombakan kali ini, lanjutnya, bukan hanya sebatas pengisian jabatan, melainkan juga mencerminkan transformasi struktur organisasi BP Batam. “Beberapa struktur sudah bernama baru. Jadi ini memang perombakan total,” tambahnya. (*)
Reporter: Arjuna



