
batampos – Isu perombakan besar-besaran di tubuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali mencuat jelang pelantikan kepala OPD yang disebut-sebut bakal digelar dalam waktu dekat.
Namun Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memilih bersikap santai menanggapi rumor yang beredar. “Belum, belum,” ujar Amsakar singkat ketika ditanya soal pelantikan yang dikabarkan akan dilakukan hari ini.
Sembari tersenyum, ia menambahkan dengan nada bercanda, “Nak (mau) cepat betul nampak awak (kamu) mengganti orang,” katanya sambil tertawa.
Meski begitu, sinyal perubahan di jajaran OPD sebenarnya sudah pernah disampaikan Amsakar jauh hari sebelumnya. Dalam sebuah wawancara eksklusif di Podcast Batam Pos beberapa bulan lalu, ia sudah mengindikasikan adanya perombakan besar usai pelantikan resminya.
Baca Juga: Pencari Kerja Masih Rendah Pascalebaran, Disnaker Tunggu Tren Pekan Depan
Menurutnya, proses pelantikan saja belum rampung, sehingga spekulasi mengenai siapa yang akan mengisi jabatan tertentu dinilai terlalu dini. Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa setiap keputusan yang diambil pejabat publik tentu memiliki konsekuensi.
“Kalau pilihannya mendukung A, tidak mendukung B, pasti ada konsekuensi. Itu takdir yang memang harus dilalui,” ujarnya.
Menurutnya, setiap orang berhak memiliki pilihan dalam politik maupun karier, namun harus siap menghadapi dampak dari pilihan itu. Ia pun mencontohkan dirinya sendiri yang berani mundur dari status ASN demi bertarung di Pilkada Batam.
“Kalau kemudian tidak jadi (kepala daerah), ya Amsakar jadi pengangguran. Itu konsekuensi,” kata dia.
Dalam gayanya yang khas, Amsakar juga menepis anggapan bahwa pejabat OPD harus melakukan berbagai manuver untuk mempertahankan posisi mereka.
Walau belum mau menyebutkan nama, dia menegaskan perubahan di tubuh Pemko Batam akan terjadi. “InsyaAllah, banyak (perombakan),” katanya.
Baca Juga: Ketua DPRD Batam Tegur Legislator yang Terlalu Dekat dengan Kepala Daerah
Sosok pejabat yang akan dipilih nantinya adalah mereka yang memahami birokrasi, memiliki kompetensi yang relevan, dan menduduki peringkat kepangkatan yang sesuai. Loyalitas pun menjadi aspek penting yang tak bisa diabaikan.
“Rahasia kepemimpinan tetaplah pada kemampuan dan loyalitas,” kata Amsakar.
Semua proses akan dilakukan secara profesional dengan standar tinggi. Ia ingin memastikan Batam dikelola oleh sumber daya manusia yang mumpuni dan berdedikasi tinggi. (*)
Reporter: Arjuna



