Kamis, 8 Januari 2026

Anggota DPRD Batam Serap Aspirasi Warga Nongsa, Dorong CSR untuk Pendidikan dan Rekruitmen Tenaga Kerja

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Partai Gerindra, Anwar Anas, menggelar reses di Pesantren Mafaaza, Kabil, Nongsa. F. Azis Maulana

batampos – Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Partai Gerindra, Anwar Anas, menggelar reses di Pesantren Mafaaza, Kabil, Nongsa. Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat di wilayah tersebut.

Sejumlah warga menyampaikan sejumlah aspirasi yang menjadi perhatian utama, seperti rekrutmen tenaga kerja untuk anak tempatan. Peningkatan kesejahteraan pendidikan. Penanganan praktik pencurian kabel lampu jalan yang marak terjadi.

Anwar Anas menyoroti pentingnya perusahaan-perusahaan di Nongsa, khususnya di Kabil, memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekitar.

“Ada sekitar 137 perusahaan di wilayah Nongsa. Kita akan mendorong mereka untuk lebih memprioritaskan tenaga kerja tempatan, terutama anak usia produktif,” kata Anwar,Jumat (6/12).

Baca Juga: Banyak Lampu PJU di Batam Padam, DPRD Desak Pemeliharaan dan Laporan Pencurian Kabel

Ia menjelaskan rencana untuk menggandeng Camat, Lurah, Polsek Nongsa, dan tokoh masyarakat guna menggelar pertemuan bersama HRD seluruh perusahaan di kawasan Kabil.

“Kami juga meminta Kelurahan untuk mendata anak-anak usia produktif yang belum bekerja agar dapat kami perjuangkan,” tambahnya.

Dalam reses ini, Anwar juga menyoroti pentingnya peran Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan di Kabil.

“Dana CSR dapat dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan, seperti pengadaan seragam sekolah gratis, uang jajan anak-anak, dan biaya lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan pesantren, SMP, dan SD di wilayah ini membutuhkan perhatian khusus, dan CSR dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan pendidikan di Kabil.

Baca Juga: Kargo Internasional Diproyeksikan Naik 75 Persen Lewat Bandara Hang Nadim

Aspirasi lain yang tak kalah penting adalah keresahan warga terkait maraknya pencurian kabel lampu jalan yang menyebabkan jalanan menuju Pelabuhan Punggur gelap gulita.

“Masalah ini tidak hanya terjadi di Punggur, tetapi juga di berbagai wilayah di Batam. Kami menduga praktik pencurian kabel dilakukan oleh sindikat. Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan Polsek Nongsa untuk menangani permasalahan ini,” kata Anwar.

Anwar Anas memastikan bahwa seluruh keluhan dan aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi catatan penting untuk dirangkum dalam program kerja ke depan.

“Beberapa aspirasi akan mulai direalisasikan pada pertengahan 2025, sementara usulan yang lebih besar akan masuk dalam anggaran tahun 2026,” paparnya.

Dengan reses ini, Anwar berharap dapat terus menjalin komunikasi yang baik dengan warga Nongsa dan memperjuangkan kebutuhan mereka melalui kebijakan yang tepat.

“Reses adalah waktu bagi kami untuk mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Komitmen ini akan terus kami jaga,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter: Azis Maulana

 

Update