
batampos – Hujan deras disertai angin kencang melanda Batam pada Minggu (31/8) siang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kepri, mencatat potensi angin kencang dengan kecepatan mencapai 20-35 knot atau sekitar 37-65 kilometer per jam. Kondisi ini cukup berbahaya bagi aktivitas masyarakat, terutama di jalan raya dan perairan sekitar Batam.
Dalam update peringatan dini yang dirilis pukul 16.20 WIB, BMKG menyampaikan cuaca ekstrem tersebut masih berpotensi berlangsung hingga pukul 18.30 WIB bahkan tengah malam nanti. Sejumlah wilayah di Batam yang masuk dalam area terdampak meliputi Belakang Padang, Batu Ampar, Sekupang, Nongsa, Bulang, Lubuk Baja, Sei Beduk, Galang, Bengkong, Batam Kota, Sagulung, dan Batuaji.
Baca Juga: Jaga Kondusifitas Kota Batam, Polresta Barelang Lakukan Upaya Preventif
“Kondisi ini berpotensi menimbulkan hujan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat atau petir, serta angin kencang. Kami imbau masyarakat tetap waspada,” tulis Prakirawan BMKG Kepri, dalam keterangannya.
Fenomena cuaca tersebut membuat aktivitas warga terganggu. Tak hanya di permukiman, di jalan raya kondisi ini juga menyulitkan pengendara. Alam, pengemudi di kawasan Batam Kota, menuturkan sempat menepi karena kendaraannya oleng.
“Anginnya kencang mendorong motor. Kalau dipaksa jalan bahaya sekali,” ujarnya.
Warga pesisir pun ikut khawatir. Hermansyah Karawi, nelayan Sekupang, menyebut angin kencang kerap diikuti gelombang tinggi dan pasang laut. “Kalau begini biasanya ombak naik, air bisa sampai ke darat. Kami harus hati-hati, lebih baik tunda melaut,” katanya.
BMKG mengingatkan agar masyarakat Batam membatasi aktivitas luar ruang dan berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang maupun banjir akibat hujan deras. (*)
Reporter: Arjuna



