
batampos – Menyikapi kembali viralnya video besi pembatas Jembatan V Barelang yang tampak dipotong, Polsek Galang mengambil langkah cepat dengan meningkatkan intensitas patroli di kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan guna mencegah terulangnya aksi perusakan atau pencurian terhadap fasilitas publik.
Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, menyampaikan bahwa pihaknya menanggapi serius kekhawatiran masyarakat. Patroli rutin di sekitar jembatan kini ditingkatkan, terutama di malam hari yang dianggap sebagai waktu paling rawan. “Kita sudah tingkatkan patroli pengamanan di sekitar Jembatan V. Ini bentuk antisipasi agar tidak ada lagi aksi yang merusak fasilitas umum,” ujar Hendrizal, Jumat (25/7).
Selain patroli rutin, pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan BP Batam untuk membahas upaya pengamanan tambahan. Salah satu usulan yang disampaikan adalah pemasangan CCTV dan pengaman fisik di titik-titik rawan kerusakan. “Kita akan koordinasi dengan BP Batam. Harapannya ada tindak lanjut seperti pemasangan pengaman dan kamera pengawas,” tambahnya.
Baca Juga: Viral Video Besi Jembatan V Barelang Dipotong, Polisi Membenarkan Adanya Kejadian
Hendrizal menjelaskan, meskipun dugaan pemotongan besi pada jembatan bukan kejadian baru dan kemungkinan terjadi beberapa waktu lalu, tetapi pengawasan tidak boleh kendor. Infrastruktur seperti Jembatan V memiliki peran vital bagi mobilitas warga dan harus dijaga bersama.
Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat agar berperan aktif dalam menjaga fasilitas umum. Warga diminta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan atau potensi perusakan. “Peran masyarakat sangat penting. Jangan ragu sampaikan informasi, sekecil apa pun itu,” tegas Hendrizal.
Upaya peningkatan patroli ini diharapkan mampu memberikan efek jera serta mencegah aksi serupa di masa mendatang. Polisi memastikan bahwa pengawasan terhadap Jembatan V akan terus diperketat, seiring dengan koordinasi yang dilakukan bersama pihak-pihak terkait. (*)
Reporter: Eusebius Sara



