Kamis, 29 Januari 2026

APTKI Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Panti Jompo di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pengurus Asosiasi Pengusaha Tiongkok Kepri Indonesia (APTKI) saat mengunjungi dan menyalurkan bantuan ke Panti Jompo Yayasan True Love di Batam, Rabu (26/3).

batampos – Asosiasi Pengusaha Tiongkok Kepri Indonesia (APTKI) menyalurkan bantuan ke Panti Asuhan Miftahul Hasanah dan Panti Jompo Yayasan True Love di Batam, Rabu (26/3). Bantuan ini bukan sekadar bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan warga lanjut usia, tetapi juga wujud nyata tanggung jawab sosial asosiasi tersebut.

Ketua Panti Asuhan Miftahul Hasanah, Marsapwan bin Abdul Wahab, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan bantuan dari APTKI. “Selaku Ketua Yayasan Miftahul Hasanah Batam, saya mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi Pengusaha Tiongkok Kepri Indonesia yang telah berkunjung ke yayasan kami dan memberikan dukungan serta bantuan,” ujar Marsapwan.

Acara ini dipimpin oleh Wakil Direktur APTKI, Xu Jun, serta dihadiri Ketua Sekretariat Bai Liyong dan perwakilan asosiasi lainnya, yakni Ke Zongxian, Zhong Zhenwen, Shi Wenhui, Wang Binbin, Lu Jun, Gu Wen, Zhang Yibin, dan Wang Xianbiao.

Mereka bersama-sama menyumbangkan berbagai kebutuhan sehari-hari untuk panti asuhan dan panti jompo serta berdiskusi dengan pengurus lembaga-lembaga tersebut. Xu Jun mengungkapkan bahwa APTKI saat ini memiliki lebih dari 30 perusahaan anggota yang bergerak di berbagai sektor industri. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi anak-anak di panti asuhan.

“Ini adalah hadiah kecil dari kami. Kami berharap ini dapat berguna bagi saudara-saudari kami. Ke depan, kami akan terus berbagi kebaikan, terutama saat perayaan penting seperti Natal dan Idulfitri,” kata Xu Jun.

Sekretaris Jenderal APTKI, Bai Liyong, menambahkan bahwa bantuan ini adalah wujud perhatian dan kepedulian mereka terhadap anak-anak di panti asuhan. “Kami berharap mereka tumbuh sehat dan, ketika dewasa, memiliki kesempatan untuk bergabung dengan perusahaan kami serta berkembang bersama,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan ke panti asuhan, APTKI juga mengunjungi Panti Jompo Yayasan True Love di Pulau Batam. Pengurus panti jompo, Wilson Zalogo, mengatakan bahwa saat ini mereka menampung 29 lansia dan 14 anak-anak. Namun, lokasi panti jompo itu awalnya merupakan lahan yang direncanakan sebagai jalan, sehingga mereka harus membangun panti jompo baru di lokasi lain.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan bantuan mereka. Saat ini, kami sedang membangun panti jompo baru karena lokasi sekarang sebenarnya adalah area yang direncanakan untuk jalan. Kami masih membutuhkan banyak dana untuk menyelesaikan pembangunannya,” kata Wilson.

APTKI tidak hanya memberikan bantuan berupa barang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menyumbangkan dana untuk pembangunan panti jompo baru. “Kami ingin para lansia dan anak-anak di sini hidup lebih baik. APTKI tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi bagi masyarakat setempat. Kami berharap kondisi panti jompo semakin baik agar para lansia dan anak-anak dapat tinggal dengan lebih nyaman,” ujar Xu Jun.

APTKI terdiri dari para pengusaha asal Tiongkok yang memiliki perusahaan di Kepulauan Riau, khususnya Batam. Kegiatan sosial ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mereka dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. (*)

Reporter: Fiska Juanda

Update