
batampos – Pelebaran jalan R Suprapto di Simpang Puteri Hijau, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, kini tengah digesa. Proyek infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Batam dalam mengatasi kepadatan lalu lintas dan mempercantik wajah kota. Jalan yang semula hanya terdiri dari dua jalur kini diperluas menjadi lima jalur menuju kawasan Mukakuning.
Pekerjaan proyek tidak hanya terbatas pada jalan utama. Row jalan menuju Kantor Kecamatan Sagulung juga turut dibuka dan diperlebar. Hal ini dilakukan agar pembangunan berjalan terpadu, termasuk dengan proyek normalisasi drainase yang sudah lebih dulu berjalan dari arah Puteri Hijau.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pelebaran ini bahkan sudah mencapai halaman ruko Batavia yang terletak di samping simpang. Fasilitas seperti tiang listrik, lampu jalan, dan lampu pengatur lalu lintas dibongkar sementara dan akan dipindahkan ke lokasi baru yang disesuaikan dengan lebar jalan terbaru.
Lalu lintas di kawasan simpang Puteri Hijau pun untuk sementara waktu diatur secara manual oleh para pekerja proyek. Hal ini dilakukan guna memastikan kendaraan tetap dapat melintas dengan aman meskipun kondisi jalan masih dalam proses pengerjaan.
Proyek ini melibatkan banyak pihak, termasuk dari sektor utilitas. Beberapa penyedia layanan jaringan, seperti perusahaan WiFi, turut menurunkan tim untuk memindahkan instalasi kabel dan tiang-tiang dari row jalan. “Karena memang harus pindah jalur kabel ini, makanya kita ikut kerja juga,” ujar Nandar, salah seorang teknisi jaringan di lokasi proyek.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Suhar, menyebut proyek pelebaran jalan ini dipercepat untuk menunjang kelancaran arus lalu lintas dan penataan kota. Ia berharap, upaya ini dapat memberikan manfaat langsung bagi mobilitas warga Sagulung dan sekitarnya.
Camat Sagulung, M Hafiz Rozie, turut mengapresiasi langkah cepat Pemko Batam. Ia menyebut pelebaran jalan dan normalisasi drainase yang sedang berjalan sangat penting untuk kelancaran arus kendaraan dan aliran air. Hafiz juga mengimbau masyarakat untuk mendukung proyek ini dengan menerapkan budaya hidup tertib, termasuk tidak membuang sampah sembarangan dan mematuhi aturan yang berlaku.
Sulastri, seorang warga dan pengguna jalan, berharap proyek ini berjalan lancar hingga selesai. Ia juga menyampaikan harapannya agar pelebaran tidak hanya berhenti di satu titik saja, tapi merata ke seluruh ruas jalan di Batuaji yang saat ini sudah sangat padat kendaraan.
Dengan pelebaran jalan yang menyeluruh, masyarakat optimis kemacetan bisa ditekan dan potensi kecelakaan lalu lintas bisa diminimalisir. Proyek ini menjadi harapan baru bagi warga Batam, khususnya di wilayah Sagulung dan sekitarnya, untuk memiliki sistem transportasi yang lebih lancar dan nyaman. (*)
Reporter: Eusebius Sara



