Rabu, 14 Januari 2026

Bagasi Lion Air dan Super Air Jet Dipangkas Jadi 10 Kg, Tak Berlaku untuk Penerbangan Umrah

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Aktivitas penerbangan di Bandara Hang Nadim belum lama ini. F. Peri

batampos – Sejumlah penumpang Lion Air kaget dengan kebijakan baru soal bagasi tercatat. Maskapai yang memiliki banyak rute domestik ini mulai menerapkan ketentuan bagasi gratis hanya 10 kilogram untuk rute domestik dan internasional, terhitung sejak 17 Juli 2025. Kebijakan ini berlaku untuk maskapai Lion Air dan Super Air Jet.

Koko, salah satu penumpang yang berangkat dari Nusa Tenggara Timur terbang menuju Batam, mengaku kaget. Sebab ia harus merogoh kocek tambahan lebih dari Rp1,2 juta karena kelebihan bagasi sebanyak 13 kilogram.

“Awalnya saya kira masih seperti biasa, dapat bagasi 20 kilogram. Tapi pas di bandara ternyata cuma dapat 10 kg.

Saya kaget, karena enggak pernah dengar informasi ini sebelumnya,” ujar Koko, dengan nada kesal.

Baca Juga: Volume Kargo Udara Domestik di Batam Turun Tajam, Angkutan Laut Alami Kenaikan

Ia pun menyayangkan tidak masifnya informasi dari pihak maskapai. Menurutnya, tidak semua penumpang aktif memantau media sosial atau situs web resmi maskapai, terlebih penumpang dari daerah-daerah terpencil yang membeli tiket lewat agen.

“Saya beli tiket dari agen langganan, tapi tidak dikasih tahu. Ini bikin repot. Petugas dengan santainya meminta saya membongkar barang,” tambahnya.

Sementara, Area Manager Lion Air Group Wilayah Kepulauan Riau, Amar Fernando, membenarkan adanya perubahan tersebut. Ia menjelaskan, selain bagasi tercatat 10 kilogram, penumpang tetap mendapatkan hak membawa bagasi kabin seberat 7 kilogram.

“Betul, untuk Lion dan Super Air Jet menjadi 10 kilogram. Sedangkan Batik Air tidak ada perubahan, tetap seperti biasa,” ujar Amar kepada Batam Pos, Selasa (22/7).

Menurut dia, kebijakan ini tidak berlaku untuk penerbangan umrah. Untuk penerbangan ke Tanah Suci, pihaknya tetap memberlakukan aturan bagasi lama, yakni 30 kilogram bagasi tercatat, 7 kilogram kabin, dan tambahan air zamzam sebanyak 5 liter.

Baca Juga: Investasi Apple di Batam Mulai Bergerak, Tahap I Segera Dibangun

“Untuk penerbangan umrah, fasilitas bagasi tidak berubah karena mengikuti ketentuan regulasi internasional dan kebutuhan jamaah,” kata Amar.

Amar menegaskan, pihak Lion Air Group sebenarnya telah menyosialisasikan perubahan ini jauh-jauh hari sebelum penerapan. Informasi sudah disebarkan melalui berbagai kanal, seperti situs resmi maskapai, media sosial, hingga agen penjualan tiket.

“Kami tidak mendadak. Informasi ini sudah kami sampaikan sejak lama,” tegasnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

Update