Sabtu, 14 Maret 2026

Bahaya Makanan Kalori Tinggi dan Daftar Makanannya, Wajib Diketahui!

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Foto: klildokter.com

batampos – Tubuh membutuhkan kalori sebagai bahan dasar energi, sehingga Anda lebih semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Namun, asupan kalori yang berlebihan justru akan membawa masalah pada tubuh.

Karena itu, Anda perlu mengetahui apa saja makanan kalori tinggi supaya dapat menentukan asupan kalori yang ideal untuk menjaga kesehatan tubuh. Terutama bagi Anda yang tengah menjalani program diet.

Anda dapat melakukan konsultasi kesehatan dengan dokter untuk memperoleh saran terbaik terkait jumlah kalori sesuai berat badan dan kondisi kesehatan Anda.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui seputar bahaya makanan kalori tinggi beserta daftar makanannya.

Bahaya Makanan Kalori Tinggi

Normalnya, perempuan hanya membutuhkan 1.800-2.000 kalori, sementara laki-laki membutuhkan 2.000-2.500 kalori. Kelebihan kalori kerap disebabkan oleh makanan-makanan tidak sehat dan jarang berolahraga.

Tubuh yang terlalu banyak kalori dapat memicu datangnya penyakit berbahaya, di antaranya:

● Penyakit degeneratif

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit degeneratif menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Masalah kesehatan ini mempengaruhi fungsi jantung, pembuluh darah, sumsum tulang belakang, hingga sistem saraf otak.

Penyakit degeneratif rupanya dipicu oleh pola hidup tidak sehat dari kegemaran mengkonsumsi junk food yang tinggi kalori, alkohol, merokok, dan jarang beraktivitas atau berolahraga.

Beberapa jenis penyakit degeneratif meliputi osteoporosis, kanker, penyakit alzheimer, penyakit parkinson, multiple sclerosis, radang sendi, dan penyakit jantung.

● Obesitas

Obesitas mengintai orang yang gemar mengkonsumsi makanan tinggi kalori. Obesitas merupakan kondisi di mana indeks massa tubuh seseorang lebih dari 30.

Obesitas disebabkan oleh lemak dan kalori yang berlebihan, ditambah minimnya aktivitas fisik, terlalu sering rebahan, dan stres.

Dampaknya, kondisi tersebut akan menurunkan tingkat kesuburan reproduksi, serta memicu penyakit berbahaya seperti stroke, peningkatan risiko serangan jantung koroner, diabetes melitus (kencing manis), dan batu empedu.

Selain itu, kelebihan lemak dan kalori juga akan membuat kondisi tubuh mengalami sumbatan nafas saat sedang tidur. Karena itulah, orang dengan kelebihan berat badan akan merasakan sesak nafas ketika berbaring.

● Tekanan darah tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi ketika tekanan sistolik (jantung memompa darah ke seluruh tubuh) lebih dari 130 mmHg dan tekanan diastolik (jantung berelaksasi) lebih dari 80 mmHg.

Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang mengancam nyawa hingga memicu penyakit komplikasi seperti gagal jantung dan penyakit ginjal.

Selain faktor keturunan, hipertensi juga disebabkan oleh pola hidup tidak sehat. Terlalu banyak kandungan gula, garam, dan lemak yang terdapat pada makanan tinggi kalori yang masuk ke tubuh akan menyebabkan obesitas yang meningkatkan faktor risiko hipertensi.

Daftar Makanan Kalori Tinggi

Nah, berikut adalah daftar makanan berkalori tinggi yang dapat Anda catat, di antaranya:

1. Kacang dan biji-bijian

Selain tinggi protein, kacang dan biji-bijian rupanya mengandung kalori tinggi. Jenis kacang macadamia adalah yang paling tinggi jumlah kalorinya yaitu 201 kalori per 28 gramnya. Ada pula kacang pecan dengan 199 kalori, kacang pinus, 188 kalori, walnut 183 kalori, hazelnut 181 kalori, sementara kacang almond 161 kalori.

2. Alpukat

Bukan rahasia lagi ya, kalau alpukat juga termasuk salah satu buah dengan kalori tertinggi yaitu sekitar 160 kalori di setiap 100 gram buahnya.

Bagi Anda yang tengah menurunkan berat badan, Anda dapat makan alpukat bersama beberapa potong roti panggang. Atau kombinasikan dengan telur untuk dikonsumsi setelah olahraga.

3. Daging

Kalori yang tersimpan pada daging sangat banyak. Uniknya, beda asal daging, beda pula jumlah kalorinya.

Setiap 5 ons steak daging merah mengandung sebesar 300 kalori dan dada sapi bagian bawah memiliki sekitar 304 kalori per 85 gramnya. Sementara daging kambing mengandung 303 kalori, daging dan kulit bebek memuat sekitar 186 kalori, lalu daging ayam sekitar 173-219 kalori tergantung daging pada bagian mana.

4. Nasi putih

Merupakan sumber karbohidrat yang baik, nasi putih juga termasuk dalam salah satu jenis makanan kalori tinggi, nih. Tiap mangkuk kecilnya, makanan wajib masyarakat Indonesia ini mengandung sekitar 240 kalori. Cukup banyak, ya?

Anda dapat mengganti nasi putih dengan nasi merah jika sedang menerapkan program diet. Nasi merah memiliki jumlah kalori lebih sedikit yaitu 110,9 kalori per 100 gramnya.

5. Buah-buahan kering

Dalam 100 gram kismis saja terkandung 299 kalori. Sementara ceri kering memuat 266 kalori, blueberry kering 256 kalori, aprikot kering 191 kalori, dan pear kering sebanyak 254 kalori.

Banyak juga, ya. Karena itu, mengkonsumsi oat atau sereal yang dicampur berbagai buah-buahan kering sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan energi harian.

6. Salmon

Makanan tinggi kalori selanjutnya yaitu salmon. Walaupun menjadi sumber protein dan omega-3 yang baik, jenis ikan satu ini memiliki kalori sebanyak 208 kalori dalam setiap 100 gramnya. Sementara fillet salmon seberat 6 ons diperkirakan mengandung sekitar 400 kalori, loh.

Karena itu, penyajian salmon pun perlu diperhatikan dengan mengkonsumsinya tidak lebih dari tiga porsi seminggu. Anda dapat mengolahnya dengan cara dipanggang, pastikan tidak lebih dari 40 menit, ya. Atau merebusnya selama 10 menit.

7. Ubi jalar

Ubi jalar menjadi salah satu menu makanan diet yang populer. Di balik itu, ubi jalar rupanya mengandung kalori yang cukup tinggi. Satu cangkir ubi jalar yang dimasak (200 gram) memuat 180 kalori dan 6,5 gram serat.

Nah, demikian beberapa bahaya dari makanan kalori tinggi dan daftar makanannya yang perlu Anda ketahui. Pastikan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat saran kebutuhan energi harian, ya.(*)

SALAM RAMADAN