
Ilustrasi, polisi mengamankan pengendara yang diduga ikut dalam balap liar.
F. Humas Polresta Barelang untuk Batam Pos
batampos – Aksi balap liar masih sering terjadi di kawasan Nongsa, terutama di jalan lurus yang berada di depan Mega Trade Centre (MTC). Aktivitas ilegal ini semakin meresahkan masyarakat karena sering berlangsung hingga larut malam dan mayoritas dilakukan oleh remaja, termasuk pelajar.
Warga menganggap kegiatan tersebut sangat berbahaya, baik bagi para pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Mereka berharap aparat kepolisian segera bertindak tegas sebelum ada korban jiwa yang jatuh.
“Setiap Sabtu dan Minggu malam, para remaja mulai berkumpul sekitar pukul 11 malam. Jika ada patroli, mereka langsung bubar. Namun, jika tidak ada petugas, balapan bisa berlangsung hingga dini hari,” ungkap Rindi, warga Nongsa, Sabtu (3/5).
Rindi juga mengeluhkan suara bising dari knalpot yang terdengar sampai ke dalam rumah, meski tidak berada tepat di tepi jalan. “Suara motornya sangat keras. Itu mengganggu waktu istirahat kami,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa mayoritas pelaku balap liar masih berusia muda dan diduga sebagian besar adalah pelajar. “Kami khawatir jika terjadi kecelakaan. Mereka masih muda, siapa yang akan bertanggung jawab?” katanya.
Keluhan warga sudah sering disampaikan melalui grup perumahan dan media sosial, namun penanganan dari pihak berwenang dinilai belum optimal. Kehadiran polisi di lokasi hanya bersifat sementara dan belum bisa menyelesaikan masalah secara menyeluruh.
“Jika ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan ada korban. Kami hanya ingin tidur dengan tenang tanpa suara motor yang bising setiap malam,” ujar Wati, warga setempat.
Balap liar jelas melanggar hukum dan meningkatkan risiko kecelakaan. Warga mendesak pihak kepolisian untuk mengambil tindakan preventif dan represif secara konsisten agar situasi di kawasan tersebut kembali aman.
Sementara itu, Kapolsek Nongsa, Kompol Endrie Alie, menyatakan akan meningkatkan pengawasan sebagai langkah antisipasi balap liar. “Nanti malam kami akan melakukan razia untuk mencegah balap liar,” ujarnya. (*)
Reporter: Yashinta



