Sabtu, 17 Januari 2026

Bankesda Batam Bertambah Rp27 Miliar, Layanan Kesehatan Masyarakat Makin Diperkuat

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Puskesmas Botania saat melakukan skrining kesehatan jiwa untuk mendeteksi gejala dini pada berbagai kelompok usia.

batampos – Pemerintah Kota Batam terus menunjukkan komitmennya dalam menjamin akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu. Pada tahun 2025, anggaran untuk program Bantuan Kesehatan Daerah (Bankesda) dinaikkan menjadi Rp71,8 miliar, naik sekitar Rp27 miliar dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menjelaskan bahwa peningkatan anggaran ini bertujuan untuk memperluas cakupan layanan kesehatan yang diberikan pemerintah daerah. Sebagian besar anggaran dialokasikan untuk pembayaran premi BPJS Kesehatan bagi masyarakat.

“Dari total anggaran Bankesda sebesar Rp71,8 miliar lebih ini, sebanyak Rp65,1 miliar digunakan khusus untuk pembayaran premi BPJS Kesehatan masyarakat,” ujar Didi, Senin (21/7).

baca Juga: Kepala Kejari Batam Resmi Berganti, I Wayan Wiradarma Gantikan I Ketut Kasna Dedi

Ia menyebutkan, peningkatan anggaran dilakukan melalui APBD Perubahan, menyesuaikan dengan bertambahnya jumlah peserta dan kebutuhan layanan yang terus berkembang.

“Kebutuhan layanan meningkat, masyarakat yang terbantu juga terus bertambah. Karena itu, kita perluas cakupannya, agar semakin banyak yang bisa dilayani,” katanya.

Selain premi BPJS, anggaran Bankesda 2025 juga digunakan untuk bantuan pengobatan rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit sebesar Rp6,59 miliar. Kemudian, bantuan transportasi bagi pasien yang membutuhkan rujukan keluar daerah sebesar Rp67 juta dan bantuan akomodasi sebesar Rp108 juta.

Didi mengatakan saat ini Pemko Batam telah menjalin kerja sama dengan 13 rumah sakit, baik di dalam maupun di luar Batam. Dua di antaranya adalah rumah sakit jiwa yang berada di Pekanbaru, Riau, dan Tanjung Uban, Bintan.

Rumah sakit mitra Bankesda antara lain RSUD Embung Fatimah, RSBP Batam, RS Harapan Bunda, RS Soedarsono, RS Bhayangkara, RS Elisabeth Batam Kota, RS Keluarga Husada, RS Graha Hermine, RS Charis Medika, RS Kasih Sayang Ibu, RS Budi Kemuliaan, RS Tanjung Uban, dan RS di Pekanbaru.

Baca Juga: Pemko Batam Siapkan Aturan Baru, Pengelolaan Parkir Akan Diserahkan ke Pihak Ketiga

Menurut Didi, Dinas Kesehatan juga terus mendorong rumah sakit lain untuk bergabung dalam program ini guna memperluas jangkauan layanan.

“Sebagian besar rumah sakit besar di Batam sudah ikut serta. Tapi kami tetap membuka ruang kerja sama untuk rumah sakit lain, agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan layanan,” ujarnya.

Ia berharap dengan peningkatan anggaran dan kemitraan yang semakin luas, kualitas layanan kesehatan di Batam dapat terus meningkat dan semakin merata.

“Ini bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update