Selasa, 3 Maret 2026

Bapenda Batam Berhasil Kumpulkan Rp7 Miliar di Januari 2023

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Foto: JawaPos.co.

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam berhasil meraih hasil capaian maksimal di Bulan Januari 2023 ini. Selama periode Januari 2023 ini, Bapenda berhasil mengumpulkan Rp 7 miliar

Kepala Bapenda Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, peningkatan ekonomi membuat dampak yang cukup positif bagi pendapatan daerah.

Awal tahun ini Bapenda menggulirkan program keringanan untuk pembayaran pajak bumi dan bangunan. Program relaksasi terhadap wajib pajak ini diberikan sebesar 10 persen periode Januari hingga Maret.

Baca Juga: 7 Ribu Pengendara Terekam Tidak Menggunakan Sabuk Pengaman

Sementara itu, untuk bulan April- Juni 2023 mendapatkan relaksasi 5 persen. Selama periode bulan Januari 2023 ini, Bapenda berhasil mengumpulkan Rp 7 miliar

Azman mengungkapkan, capaian ini naik 50 persen dibanding dengan Januari periode 2022 lalu. Berdasarkan data selama ini capaian di awal tahu atau Januari hanya berkisar Rp3- 4 miliar.

Ia mengatakan PBB-P2 termasuk salah satu sumber pendapatan daerah terbesar di Batam. Masifnya pembangunan juga turut mendorong meningkatkan wajib pajak yang ada.

Baca Juga: Pencurian Fasilitas Publik Dilakukan Komplotan, Polisi Selidiki ke Pengepul

“Untuk data wajib pajak sudah ada kurang lebih 6 ribu wajib pajak. Dengan adanya program relaksasi mereka yang sedang digulirkan, wajib pajak yang sudah patuh juga mendapatkan keringanan. Sehingga program ini tidak saja untuk yang nunggak, yang patuh juga merasakan manfaat,” bebernya, Rabu (15/2/2023).

Selain optimalisasi dari PBB-P2, pihaknya juga memperkirakan pajak dari properti lainnya yaitu BPHTB juga akan memberikan dampak yang positif. Jual beli properti diperkirakan akan terus menggeliat di tahun ini.

Pajak lainnya yang juga menjadi penyumbang terbesar bagi Batam adalah pajak penerangan jalan (PPJ). Adanya peningkatan konsumsi listrik, dan dibarengi dengan bertumbuhnya sektor industri, termasuk juga meluaskan keberadaan perusahaan dalam negeri di Batam.

Baca Juga: Amsakar Monitoring Harga Pangan, Pedagang Akui Ada Kenaikan

Azman menambahkan dia tahun 2022 lalu pajak daerah menembus 1.2 triliun. Tahun ini diharapkan pajak ini bisa mengalami kenaikan hingga 10 persen di akhir tahun nanti.

“Kalau pajak itu trennya harus naik. Karena setiap tahun target mengalami peningkatan. Makanya penting sekali untuk optimalisasi pajak ini,” ungkapnya lagi.(*)

Reporter: Yulitavia

SALAM RAMADAN