
batampos – Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang memusnahkan barang bukti narkotika hasil penindakan selama awal tahun ini. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 11,1 kg sabu dan 746,53 gram ganja.
Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengatakan seluruh barang bukti ini didapati dari hasil 17 penindakan. Lokasinya yakni Bandara Internasional Hang Nadim, hotel, apartemen, rumah kos, hingga bengkel.
“Pemusnahan barang bukti dilaksanakan berdasarkan surat ketetapan status barang sitaan narkotika yang dikeluarkan oleh Kepala Pengadilan Negeri Batam, dan sebagian barang bukti telah disisihkan untuk keperluan pengujian laboratorium serta pembuktian di persidangan,” ujarnya.

Heribertus menjelaskan pemusnahan ini bukan semata-mata pelaksanaan tugas, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab moral dan institusional dalam menjaga masyarakat dari ancaman narkotika.
“Ini komitmen kami dalam menjaga keselamatan generasi muda bangsa dari bahaya narkotika. Kami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder, termasuk masyarakat, untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap narkoba di Kota Batam,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan intensitas penindakan dan pengawasan terhadap segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
“Imbauan kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam pemberantasan narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.
Adapun penindakan tersebut dilakukan di Belakang Padang dengan barang bukti 1,29 gram sabu, dan tegahan BC Batam di Bandara Internasional Hang Nadim berupa liquid yang mengandung AB-CHMINACA.
Kemudian pengungkapan di kosan Perumahan Emerland dengan barang bukti sabu 11,5 gram, dan di Perumahan Muka Kuning Indah sebanyak 1,91 gram sabu, dan penindakan di bandaea dengan barang bukti 10 kilogram sabu.
Sedangkan barang bukti ganja ditangkap di Perumahab Bukit Kemuning, Seibeduk pada 4 Februari kemarin.
“Polresta Barelang akan terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membangun lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas dari narkotika,” tutupnya. (*)
Reporter: YOFI YUHENDRI



