
batampos – Schneider Electric, pemimpin global dalam transformasi digital pengelolaan energi dan otomasi, menggelar Innovation Day Batam 2025 di Marriott Hotel Harbour Bay Batam. Mengusung tema “Make Sustainable Impact with Digitalization,” acara ini menyoroti pentingnya digitalisasi untuk efisiensi energi dan peningkatan daya saing industri Indonesia.
Salah satu momen penting dalam agenda adalah penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Schneider Electric dan para mitra strategis, yang menandai komitmen kolaboratif dalam pengembangan ekosistem industri cerdas dan berkelanjutan.
Schneider Electric dan perwakilan Kementerian Perindustrian membahas kontribusi transformasi digital dalam modernisasi sektor manufaktur nasional. “Kami berkomitmen mendukung peningkatan daya saing industri Indonesia melalui solusi digital yang terintegrasi,” ujar President Director Schneider Electric untuk Indonesia dan Timor Leste, Martin Setiawan.
Peserta juga diajak menjelajahi Innovation Hub, pusat inovasi Schneider Electric di Batam, serta mengikuti diskusi panel bertajuk “Kesiapan Indonesia sebagai Raksasa Data Center di Asia Tenggara”.
Baca Juga: Momen Lebaran Berlalu, Begini Suasana di Pelabuhan Sekupang Terkini
Sejak 1991, Schneider Electric telah beroperasi di Batam dengan dua pabrik pintar yang menjadi bagian penting dalam rantai pasok globalnya. Innovation Day ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara sektor industri, pemerintah, dan pemangku kepentingan menuju masa depan industri yang lebih berkelanjutan dan kompetitif.
Sementara dari sisi Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendorong industri menjadi bagian dari perusahaan Lighthouse Industries. Untuk menjadi bagian dari Lighthouse Industries harus merujuk pada perusahaan yang menjadi model atau contoh terbaik dalam menerapkan teknologi dan prinsip-prinsip Industri 4.0.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid. “Atas nama Pemerintah Kota Batam, Saya mengapresiasi dilaksakannya acara ini di Kota Batam. Batam siap menjadi bagian penting dalam ekosistem inovasi dan energi masa depan,” katanya.
Ia meyakini perkembangan industri di Batam akan sangat bergantung kepada teknologi dan industri. Untuk itu, Pemko Batam terus mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor, untuk mendukung pertumbuhan industri di Kota Batam.
“Kami sangat berharap dukungan dari para investor dan pelaku industri dalam mendukung industri digitalisasi di Kota Batam. Harapan kami, schneider electric, akan semakin tumbuh dan berinovasi di Kota Batam dan menjadi percontohan untuk industri-industri lainnya,” kata dia.
Baca Juga: Dishub Batam Razia Pengumbar, Banyak Mati KIR dan Tidak Membawa Buku
Kota Batam telah berkembang menjadi pusat industri, logistik, dan perdagangan terbesar di indonesia. Letaknya yang strategis berbatasan langsung dengan singapura dan berada di jalur pelayaran internasional. Sehingga menjadikan Batam sebagai gerbang investasi internasional.
“Sesuai dengan visi Kota Batam “Batam kota madani yang inovatif, berkelanjutan, dan berbudaya sebagai pusat investasi dan pariwisata terdepan di Asia Tenggara”. Langkah yang dilakukan dengan memaksimalkan potensi Batam sebagai pusat investasi dan pariwisata terdepan di Asia Tenggara,” ujar Jefridin. (*)
Reporter: Arjuna



