
F. Dokumen PLN Batam
batampos – Di tengah arus persaingan industri yang makin kompetitif, dua hal menjadi penentu keberhasilan: kecepatan produksi dan kualitas hasil. Namun, di balik keduanya berdiri satu kebutuhan mendasar yang sering kali dianggap remeh: pasokan listrik yang andal dan tanpa gangguan.
Menjawab tantangan itu, PLN Batam meluncurkan layanan kelistrikan khusus yang didesain untuk menopang kebutuhan sektor industri dan bisnis. Layanan ini menawarkan keunggulan berupa pasokan listrik dari lebih dari satu sumber jaringan transmisi dan distribusi, tegangan yang dapat disesuaikan, serta jaminan kontinuitas layanan—tanpa kedip, tanpa kompromi.
Langkah strategis ini mendapat sambutan hangat dari kalangan industri di Batam. Sepanjang 2025, terjadi lonjakan jumlah perusahaan yang bermigrasi ke layanan khusus ini. Mereka tak sekadar menjadi pelanggan, tetapi menjelma sebagai mitra strategis PLN dalam membangun ekosistem industri yang tangguh dan berkelanjutan.
Salah satu pelaku usaha di kawasan industri Tunas Prima, Fredy Wibowo, menyambut baik inovasi tersebut. Menurutnya, layanan khusus PLN Batam memberi rasa aman dalam menjalankan aktivitas usaha.
“Kami merasa lebih nyaman dan tenang. Keandalan listrik kini bukan lagi kendala. Ini sangat membantu produktivitas kami,” kata Fredy.
Respons positif dari dunia usaha menjadi pemantik semangat bagi PLN Batam untuk terus memperkuat infrastruktur kelistrikan—bukan hanya untuk menopang kebutuhan saat ini, tetapi juga dalam mempersiapkan Batam menuju masa depan sebagai kota industri kelas dunia.
Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyebut kemitraan dengan pelaku usaha sebagai fondasi pembangunan industri yang solid. PLN tak hanya hadir sebagai penyedia energi, tapi juga sebagai penyedia rasa aman, stabilitas, dan kepercayaan.
“Kami tidak sekadar memasok listrik. Kami menyediakan ruang bagi pelaku usaha untuk tumbuh, berinovasi, dan berkompetisi di panggung global,” ujar Kwin Fo.
Dengan pasokan listrik tanpa kedip, Batam kini bersiap melesat lebih cepat—menatap masa depan industri yang tak hanya kuat, tetapi juga berdaya saing tinggi di tingkat internasional. (*)



