Minggu, 25 Januari 2026

Belasan Kawasan di Batuaji Terdampak Pipa Bocor ABH, Warga Minta Tangki Disiagakan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi.

batampos – Perbaikan kebocoran pipa utama berdiameter 600 milimeter milik Air Batam Hilir (ABH) di Simpang Base Camp, Batuaji, mengganggu distribusi air bersih ke belasan kawasan sejak Selasa (16/9) malam. Pekerjaan yang dimulai pukul 19.00 hingga 01.00 WIB itu membuat aliran air di sejumlah permukiman mengecil bahkan terhenti total.

Kawasan yang terdampak antara lain Kaveling Berseri, Kaveling Lama, Kaveling Bahagia, Marina, Graha Fantasy, Geisya Eternal, Darul Gufron, Tunas, Sagulung, Sei Lekop, Temiang, Pertamanan OB, hingga Kaveling Temiang Plus.

Humas ABH, Ginda Alamsyah, memastikan perbaikan rampung pada Rabu (17/9) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Saat ini pihaknya tengah melakukan uji coba aliran. “Insyaallah kalau uji perbaikan berjalan lancar dan tidak ada kebocoran lagi, aliran air akan langsung normal kembali,” ujarnya.

ABH sebelumnya telah mengimbau pelanggan untuk menampung air sebelum perbaikan dilakukan. Sebagai antisipasi, ABH juga menyiagakan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan hingga 1×24 jam. Permintaan bantuan bisa diajukan melalui Ketua RT, RW, atau kelurahan setempat.

Meski begitu, sejumlah warga mengaku tetap kesulitan. Pasalnya, aliran air sudah terhenti sejak Selasa pagi, lebih cepat dari jadwal yang disampaikan. Hingga Rabu siang, beberapa kawasan masih belum mendapatkan suplai normal.

“Air di rumah sudah habis. Kalau memang belum siap, tolong antar pakai mobil tangki. Kami ibu-ibu tak bisa berbuat apa-apa kalau tidak ada air,” keluh Sumarni, warga Marina.

Ginda menegaskan pihaknya bekerja maksimal agar distribusi kembali pulih secepatnya. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Perbaikan sudah selesai, sekarang fokus memastikan aliran bisa stabil dan lancar kembali ke pelanggan,” tambahnya.

Warga berharap uji aliran berjalan mulus sehingga pasokan air bersih segera kembali normal. Pasokan yang lancar sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terlebih di kawasan permukiman padat penduduk. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update