
batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mempercepat proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. Bahkan saat ini, proses coklit sudah mencapai 53,54 persen dari jumlah pemilih di Batam sebanyak 850.334 jiwa.
“Kita terus gesa, sampai hari ke 16 ini sudah diangka 471.567 pemilih atau 53,54 persen dari total pemilih,” ujar Komisioner KPU Kota Batam Sastra Tamami, Selasa (28/2).
Menurutnya, sampai saat ini proses coklit masih terus berjalan sampai dengan 14 Maret 2023 mendatang. Proses coklit dilakukan oleh 3.220 pantarlih yang tersebar di 3.220 Tempat Pemungutan Suara (TPS) secara door to door ke rumah warga.
Baca Juga: Puluhan Rumah Warga di Galang Tenggelam
“Insa Allah pada tangga 3 Maret nanti sudah diatas 75 persen kita targetkan, ” tambah Sastra.
Di lanjutnya, dalam pelaksanaannya, tak sedikit pantarlih yang menemui beberapa kendala, misalnya aplikasi e-Coklit tidak bisa dimanfaatkan. Selain itu kendala lainnya banyak masyarakat saat di coklit tidak di rumah atau sedang bekerja, sehingga petugas harus berulang mendatangi rumah warga.
“Kendalanya seperti itu sehingga menyita waktu para Pantarlih, ” bebernya.
Sastra berterima kasih kepada para petugas Pantarlih yang telah bekerja maksimal dengan mendata warga langsung ke setiap rumah warga. Dia memohon kepada masyarakat untuk melayani secara baik Pantarlih datang dengan menunjukkan Kartu Keluarga (KK) dan KTP elektronik untuk pendataan.
Baca Juga: Rumah Terendam Banjir, Warga Seibeduk Mengungsi ke Masjid
Sementara itu warga yang lolos tahapan coklit akan menerima stiker yang ditempelkan di rumahnya. Selama tahapan coklit berlangsung, Sastra berharap masyarakat turut berperan aktif melaporkan dan menginformasikan ke Pantarlih setempat apabila merasa belum terdaftar sebagai pemilih Pemilu 2024.
“Kami harapkan masyarakat ikut aktif melaporkan ke Pantarlih apabila belum terdaftar sebagai pemilih. Bagi yang belum didatangi segera datangi atau menghubungi petugas Pantarlih di TPS perumahan warga masing-masing,” pungkasnya. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra



