Senin, 23 Februari 2026

Berlangsung Sengit, Kejari Batam Tekuk Polresta Barelang

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Tim Kejari Batam menerima piala tenis beregu Adhyaksa Open 2023 Kejati Kepri di Lapangan Tenis KDA 1.1, Batamcenter, Minggu (23/7).

batampos – Pertandingan final tenis beregu Adhyaksa Open 2023 Kejati Kepri di Lapangan Tenis KDA 1.1, Batamcenter, Minggu (23/7) berlangsung sengit. Tim beregu Adhyaksa dari Kejari Batam akhirnya berhasil menekuk Tim Bhayangkara dari Polresta Barelang 2-1.

Babak final Adhyaksa Open 2023, berlangsung mulai pukul 07.00 WIB. Tim beregu yang terdiri dari 3 partai, bertanding secara bergantian. Partai pertama ganda putra usia 70 tahun, dimenangkan oleh tim Bhayangkara dengan skor 8-1.

Kemudian pada partai kedua pada ganda campuran, Tim Adhyaksa berhasil menang dari Bhayangkara dengan skor 8-7. Begitu juga dengan partai ketiga ganda putra 110, dengan skor 8-7. Artinya, Tim Adhyaksa berhasil menekuk Tim Bhayangkara 2-1.

Selama pertandingan berlangsung, tim Bhayangkara lebih banyak mendapat dukungan dari suporter yang memenuhi bangku penonton. Pertandingan persahabataan itu juga disaksikan langsung Kepala Kejari Batam, Herlina Setyorinu, Kapolres Barelang Kombes Nurgroho, Ketua DPRD Batam, Nuryanto, Kepala Dinas Olaharaga Kota Batam, Zulkarnain dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga: Jefridin Membuka Turnamen Jaloh Cup ke-8

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Herlina Setyorini mengaku sangat “suprise” dengan kemenangan yang diraih Tim Adhyaksa. Yang mana sebelumnya, ia tak berpikir sama sekali untuk menang, karena menilai Tim Bhayangkara cukup tangguh.

“Perasaan saya nano-nano, masih kaget. Saya sempat minder juga, karena tim satunya arahan dari para suhu-suhu penjuru dunia, sedangkan saya mau bingung mau kasih arahan apa, karena belum terlalu paham tenis lapangan ini,” ujar Herlina yang terlihat bahagia.

Menurut Herlina, tujuan Open Adhyaksa 2023 Piala Kejati Kepri, lebih untuk silaturahmi dengan external Kejaksaan (FKPD dan Forkopimda) di Batam. Silaturahmi juga sebagai perayaan menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-63.

“Kami sebagai penyelenggara berpartisipasi dengan mengirimkan atlet. Tak terlintas kalah menangnya. Yang penting silaturahmi, serta membantu pemerintah daerah mendapatkan atlet tangguh. Kalah menang itu tak masalah, yang penting menjujung tinggi sportifitas dan solidaritas,” sebut Herlina.

Baca Juga: Kepala BP Batam Buka Turnamen Futsal PK NTT 2023

Terlepas bisa menjadi pemenang, wanita kelahiran Demak, ini mengangap sebagai hadiah untuk Kejari Batam di HBA ke-63. Ia pun mengucapkan rasa syukur atas partisipasi semua pihak, terutama untuk para Kasi dan Kasubag, serta jajaran pegawai dan honorer di Kejari Batam. Begitu juga dengan panitia dan pihak lainnya yang mendukung sehingga Open Adhyaksa 2023 berjalan dengan sukses.

“Ini suatu keberuntungan kami, karena selama pertandingan, kedua tim sama-sama kuat. Saya saja deg-degan selama pertandingan berlangsung. Dan Alhamdulillah ini pertama kalinya, kami bisa menang melawan tim polisi. Semoga kegiatan ini setiap tahunnya bisa terus berlanjut, dan silaturahmi tetap terjaga,” tegas Herlina.

Ia juga berpesan agar kemenangan ini tak membuat jajarannya cepat berbangga dan berpuas diri. Namun menurutnya kemenangan harus dijadikan motivasi untuk mendapatkan prestasi yang lebih tinggi lagi.

“Kepada tim Kejari Batam yang meraih gelar juara, saya ucapkan selamat atas capaian yang membanggakan ini. Kiranya prestasi yang diraih ini tidak membuat puas namun prestasi yang diraih ini dapat menjadi pemacu untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Untuk yang belum berhasil, agar tetap berbangga hati dan terus berusaha dengan tidak adanya kata menyerah agar dapat mencapai hasil yang diharapkan,” harap Herlina.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Adhyaksa 2023, Amanda mengatakan total hadiah Rp 27,5 juta, Piagam, serta mendali. Juara 1 berhadiah Rp 10 juta, juara 2 Rp 7,5 juta dan juara 3 Rp 5 juta. Dalam turnamen tersebut ada 16 Tim beregu yang sudah bertanding sejak Jumat (21/7).

“Alhamdulillah semua berjalan dengan baik. Kemenangan ini juga hadiah untuk kami. Untuk semua pihak yang terlibat dalam pertandingan ini saya ucapkan banyak terimakasih,” sebut Amanda.

Baca Juga: Pembunuh Istri di Sengkuang Lolos Dari Hukuman Seumur Hidup

Salah satu peserta, dari Tim Adhyaksa Encik Firman mengaku bertanding dalam keadaan kurang sehat. Namun, ia tetap optimis bisa menang dan mengharumkan nama Adhyaksa. Meski akhirnya, pria berusia 54 tahun itu harus mendapat tambahan oksigen karena kelelahaan.

“Saya optimis bisa menang, Alhamdulillah suport dari teman-teman membuat saya bisa tetap bertahan, ” sebutnya.

Hal senada diungkapkan Tania Kharina yang juga menjadi penentu kemenangan Tim Adhyaksa, mengaku bangga bisa mengharumkan nama Adhyaksa. Latihan yang dilakukan setiap hari demi pertandingan itu pun tak sia-sia.

“Meski babak belur dalam pertandingan ini, Alhamdulillah hasilnya dapat mengharumkan nama Kejari Batam. Pertandingan tadi (kemarin) lumayan lama, tangan sempat keram juga. Lawan saya bermain sangat baik, tapi Alhmdulillah saya dapat memberikan yang terbaik,” pungkas wanita berusia 21 tahun ini. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

SALAM RAMADAN