Senin, 5 Januari 2026

Bersama Disnakertrans Kepri, Polibatam Adakan Diseminasi Talent Cerdas 

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Wijaya, Suryadi, dan tim peneliti Talent Cerdas diketuai Metta Santiputri dalam diseminasi Talent Cerdas di Bintan, Senin (22/09/2025). F Polibatam

batampos– POLITEKNIK Negeri Batam (Polibatam) bersama Disnakertrans Kepri memperkenalkan inovasi baru berupa aplikasi Talent Cerdas – Sistem Cerdas Penentuan Kebutuhan Tenaga Kerja (Workforce Planning). Kerja sama ini dilaksanakan melalui program Katalisator Berdikari Minatsaintek Dikti dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang didanai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Diseminasi itu telah dilaksanakan dalam acara Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program tahun 2025 serta Kebijakan Pelatihan tahun 2026 di Natra Bintan Resort, Lagoi, Bintan, Senin (22/9/2025). Acara dibuka Kepala Disnakertrans Kepri, Diky Wijaya, S.E., M.Si. dan dihadiri HRD dari berbagai industri di Bintan, seperti PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), PT Meitech Eka Bintan, PT Bintan Resort, serta industri lain di Bintan.

Aplikasi ini dirancang untuk memberikan rekomendasi terbaik kepada pencari kerja berdasarkan kualifikasinya, serta bagi perusahaan mengenai kandidat yang paling sesuai dengan lowongan kerja yang tersedia. Juga menyajikan proyeksi kebutuhan tenaga kerja masa depan dengan pendekatan berbasis kecerdasan buatan atau AI, sehingga diharapkan mampu mendukung pengambilan kebijakan akurat dan strategis.

BACA JUGA: Polibatam Kukuhkan 67 Insinyur Baru, Buka Kuliah Perdana Angkatan VII PSPPI

Dalam diseminasi aplikasi itu, beberapa industri telah menyatakan minat bergabung dan memanfaatkan aplikasi tersebut untuk membantu mereka dalam melakukan perekrutan tenaga kerja, terutama tenaga kerja yang ada di Bintan dan Kepri.

 

Aplikasi ini telah digunakan dalam event Jobfair Polibatam yang diselenggarakan Bursa Kerja Khusus (BKK) Polibatam, sebagai bagian dari acara Teknovasi Polibatam pada tanggal 18-20 Agustus 2024 yang lalu. Ke depannya, sistem ini juga diharapkan bisa diadopsi BKK lainnya di Kepri, termasuk di tingkat SMK dan kawasan industri, guna memperluas pemanfaatannya secara regional. (*)

 

Reporter: SUPRIZAL TANJUNG

 

Update