Minggu, 22 Februari 2026

Betumbuk Bisa Jadi Prestasi dan Raih Hadiah

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pembina 234 Sociality ComunityRizky Faisal membuka event olahraga beladiri Mixed Martial Art (MMA) dan Kickboxing di One Batam Mall, Sabtu (24/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – 234 Sociality Community (SC) menggelar event olahraga beladiri “Betumbuk”, Mixed Martial Art (MMA) & Kickboxing.

Kegiatan digelar di One Batam Mall dan memperebutkan hadiah tunai Rp 20 juta. Kegiatan olahraga ini diikuti sedikitnya 120 peserta dengan 60 pertandingan.

Wakil Ketua 1 DPRD KEPRI, Rizki Faisal, menyebut bahwa kata Betumbuk sering kali diartikan sebagai perbuatan yang negatif atau sesuatu yang meresahkan.


“Saya rasa harus didorong untuk berfikir positif, jangan melulu berfikir negatif, Betumbuk bisa juga menjadi baik, mendapat medali, menjadi sebuah prestasi, asal disalurkan dan diadakan ditempat yang seharusnya, seperti pertandingan olahraga beladiri” ungkap Ketua IMI Kepri ini, Sabtu (24/6).

Baca Juga: Cegah Penyimpangan PPDB, Surat Keterangan Domisili Tidak Berlaku

Di dalam MMA, masing-masing praktisi didorong untuk mengkombinasikan teknik dari berbagai cabang seni bela diri untuk melumpuhkan lawan. Konsep dasar MMA ini kan adaptasi dan pengembangan dari olahraga atau seni bela diri yang sudah ada, jadi melalui MMA berbagai teknik dan cara juga akan ikut berkembang.

“Saat ini dunia olahraga cukup berkembang. Jadi ini merupakan wadah untuk mereka menyalurkan hobi mereka di dunia beladiri,” sebutnya.

Ketua Panitia Pelaksana Rional Putra mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu cara menyalurkan hobi. Peserta semua amatir dan tidak ada yang profesional.

“234 SC ini merupakan organisasi masyarakat yang berfokus pada event olahraga. Kami ingin mendukung minat dan perkembangan dunia olahraga di Batam, dan Kepri umumnya,” kata dia.

Baca Juga: Ada 2 Ribu Kasus Laka Kerja di Batam Sepanjang Tahun 2023

Aliran yang dipertandingkan di antaranya jujitsu, muay Thai, silat, kick boxing, dan lainnya. Kelas diikuti dari berbagai usia, laki-laki maupun perempuan.

“Peserta ada dari luar Batam. Ada WNA yang sudah lama menetap di Indonesia juga,” sebutnya.

Ia berharap kegiatan positif ini bisa mendorong majunya dunia beladiri. Kegiatan ini tentu bisa terlaksana atas dukungan banyak pihaknya.

“Hobi yang positif harus disalurkan di tempat yang benar. Salah satunya melalui event pertandingan olahraga ini,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YULITAVIA

SALAM RAMADAN