Minggu, 25 Januari 2026

BIAS 2025 Dimulai, Dinkes Batam Targetkan 76.079 Anak Terima Imunisasi Lengkap

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menargetkan sebanyak 76.079 anak mendapatkan imunisasi selama pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung sepanjang bulan Agustus dan dilanjutkan dengan sweeping pada bulan September bagi anak-anak yang belum sempat diimunisasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menyampaikan bahwa BIAS merupakan program imunisasi nasional yang menyasar anak usia sekolah dasar dan menengah untuk mencegah berbagai penyakit menular yang bisa dicegah dengan vaksin.

“Pelaksanaan BIAS dilakukan oleh seluruh puskesmas, sejalan dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) di sekolah-sekolah dasar dan menengah yang termasuk dalam wilayah kerja masing-masing puskesmas,” ujar Didi, Selasa (5/8).

Pelaksanaan BIAS tahap pertama berlangsung dari tanggal 1 hingga 31 Agustus. Jenis vaksin yang diberikan pada bulan ini adalah Campak/Rubella untuk siswa kelas 1 SD, dan vaksin HPV (Human Papilloma Virus) untuk siswi kelas 5 SD, siswi kelas 6 SD yang belum menerima vaksin saat kelas 5, serta siswi kelas 9 SMP.

Tahap kedua pelaksanaan BIAS dijadwalkan berlangsung pada bulan November, dengan pemberian vaksin Difteri Tetanus (Dt) untuk siswa kelas 1 SD, dan vaksin Tetanus Difteri (Td) untuk siswa kelas 2 dan kelas 5 SD.

Rincian Sasaran Imunisasi BIAS 2025 di Batam seperti Campak/Rubella dan Dt: 22.205 anak kelas 1 SD, Td: 22.103 anak kelas 2 SD, Td: 22.170 anak kelas 5 SD, HPV: 10.784 siswi kelas 5 SD dan HPV: 9.601 siswi kelas 9 SMP.

Didi menyebut, pelaksanaan imunisasi dilakukan secara aktif melalui pendekatan jemput bola oleh tenaga kesehatan dari puskesmas ke sekolah-sekolah, guna memastikan tidak ada anak yang terlewat.

“Kegiatan ini juga sekaligus dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar. Jadi bisa dilakukan dalam satu kunjungan, imunisasi dan pemeriksaan kesehatan sekaligus,” jelasnya.

Ia menambahkan, imunisasi HPV menjadi salah satu fokus penting dalam BIAS karena bertujuan mencegah kanker serviks yang saat ini masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita di Indonesia.

“HPV adalah penyebab utama kanker serviks. Dengan memberikan vaksin sejak usia sekolah, kita berharap bisa menekan jumlah kasus kanker serviks di masa mendatang,” kata Didi.

Dinkes Batam juga mengimbau kepada para orang tua, guru, dan pihak sekolah untuk mendukung penuh pelaksanaan BIAS demi tercapainya cakupan imunisasi yang maksimal serta menjaga generasi muda tetap sehat dan terlindungi dari penyakit berbahaya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update