Kamis, 29 Januari 2026

BP Batam Gelar Pertemuan Tatap Muka dengan Pelaku Usaha

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mengadakan pertemuan langsung dengan asosiasi serta para pelaku usaha di Kota Batam pada Rabu, 16 April 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Balairungsari ini bertujuan untuk menyosialisasikan Program Kerja BP Batam periode 2025–2029 dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan sektor usaha.

Selain sebagai sarana penyampaian informasi, forum ini juga menjadi media dialog terbuka antara pelaku usaha dengan pimpinan BP Batam, mulai dari Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala Li Claudia Chandra, hingga para deputi.

Dalam kesempatan tersebut, para pengusaha dapat menyampaikan secara langsung berbagai tantangan serta masukan, khususnya yang berkaitan dengan upaya percepatan investasi yang inklusif di Batam.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan untuk mendorong Batam menjadi kawasan investasi unggulan di Tanah Air.

“Kita semua memiliki peran untuk membawa perubahan agar Batam terus berkembang secara luar biasa. Mari kita bangun sinergi agar Batam menjadi kawasan investasi yang aman dan menarik,” ungkap Amsakar.

Ia menambahkan bahwa BP Batam akan menerapkan sistem perencanaan yang melibatkan partisipasi aktif dari profesional, pelaku usaha, dan masyarakat dalam pembangunan lima tahun mendatang.

Amsakar juga menyampaikan harapannya agar seluruh program pengembangan wilayah dapat terlaksana secara maksimal sesuai dengan Panduan Rancang Kota (PRK).

“Kami juga telah menetapkan sejumlah fokus utama, termasuk percepatan dalam proses perizinan. Saya menekankan pentingnya seluruh penyelenggaraan pemerintahan berpedoman pada Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK),” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, juga menyampaikan bahwa pihaknya terus membuka ruang komunikasi dengan para pelaku usaha dan memastikan proses perizinan berjalan lancar selama sesuai ketentuan.

“Kami bertekad memberikan pelayanan terbaik bagi Batam. Jika ada hambatan, silakan disampaikan. Kami tidak ingin lagi mendengar adanya investasi yang terhambat karena rumitnya perizinan,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam. (*)

Update