Minggu, 25 Januari 2026

BP Batam: IMOX 2025 Jadi Titik Temu Jejaring Global dan Investasi Maritim

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menghadiri seremoni pembukaan 8th Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) 2025, Rabu (6/8/2025).

Ekshibisi maritim akbar ini digelar di Lobby Radisson Golf & Convention Center Batam selama tiga hari, 6–8 Agustus 2025, menghadirkan lebih dari 200 peserta pameran dan diprediksi menarik lebih dari 6.000 pengunjung mancanegara.

Menurut Kenny Yong, CEO PT Fireworks Indonesia, IMOX 2025 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena menempati dua lantai. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan peserta yang meningkat sekitar 30–40 persen dibandingkan tahun lalu.

Antusiasme tersebut disambut baik oleh Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk. Menurutnya, hal ini menandakan keberhasilan Kota Batam mempertahankan pesonanya sebagai destinasi investasi di Indonesia, khususnya di sektor maritim.

“Industri kemaritiman di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam, berkembang pesat setiap tahun. Sektor maritim merupakan komponen penting pendorong ekspor nonmigas, penyediaan ribuan lapangan kerja, dan tentunya mendukung pencapaian target investasi nasional,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ariastuty Sirait menambahkan bahwa, berdasarkan data Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia, realisasi investasi Kota Batam pada Semester I 2025 mencapai Rp 38,15 triliun atau sekitar 63,58 persen dari target 2025 sebesar Rp 60 triliun.

“Pencapaian ini salah satunya karena Batam menyumbang lebih dari 60 persen kapasitas produksi galangan kapal nasional. Sebanyak 135 shipyard beroperasi di Kota Batam, menjadikannya kontributor utama ekspor komponen dan jasa maritim ke Asia dan Timur Tengah,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto, menaruh perhatian khusus pada Batam sebagai mesin penggerak perekonomian nasional. Hal ini dibuktikan dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2025, PP Nomor 28 Tahun 2025, serta perubahan pada PP Nomor 46 Tahun 2021 mengenai luas wilayah kerja KPBPB Batam.

Oleh karena itu, Ariastuty berharap pameran ini menjadi titik temu jejaring global yang dapat membuka kerja sama dan investasi baru, serta memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan industri maritim di Batam, Kepulauan Riau, dan nasional.

“Semoga ke depannya Kota Batam semakin mengukuhkan diri sebagai pilar industri maritim nasional dan pusat pengembangan industri alih kapal terkemuka di Indonesia,” tutupnya.

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Harris Pratamura, yang dilanjutkan dengan kunjungan ke stan para peserta pameran.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Anggota DPD RI, Ismeth Abdullah; Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk; Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar; CEO Fireworks Group, Kenny Yong; serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam. (*)

Update