Jumat, 16 Januari 2026

BP Batam Perkuat Hubungan Bilateral dan Kemitraan dengan Kedutaan Besar Inggris

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos — Plt. Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam yang juga menjabat sebagai Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menerima kunjungan Delegasi Kedutaan Besar Inggris yang dipimpin oleh Mr. Niall Ahern, Country Director for Business, Trade and Investment.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral antara Inggris dan Indonesia, khususnya dalam konteks kerja sama dengan BP Batam. Selain itu, kedua pihak membahas potensi bisnis dan kemitraan strategis yang dapat dikembangkan ke depannya.

Mr. Niall Ahern menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai perkembangan Batam, mulai dari iklim investasi, peluang bisnis, hingga rencana pengembangan kawasan dan potensi kemitraan masa depan.

“Kami senang dapat mengetahui banyak hal tentang Batam yang menakjubkan hari ini. Mulai dari iklim investasi, potensi bisnis, hingga peluang kerja sama ke depan. Kami ingin memahami apa yang dibutuhkan Batam dan bagaimana kami bisa menjalin kemitraan yang saling menguntungkan,” ujar Niall Ahern.

Ia hadir bersama Ms. Farah Chaudry (Head of Second Cities and Network), Ms. Farah Nabilla (Regional Outreach Manager DKI Jakarta), dan Ms. Dinda Dewinta (Sustainable Infrastructure Manager).

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Inggris mencatatkan realisasi investasi sebesar USD 10 juta di Batam sepanjang tahun 2024. Investasi tersebut tersebar pada sejumlah sektor, seperti industri peralatan listrik, pengolahan air minum, distribusi, komponen aksesoris, permesinan tenaga listrik, real estat, pengelolaan dan daur ulang, serta pengembangan kawasan pariwisata.

Ariastuty menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan kesiapan BP Batam untuk memfasilitasi investor dari Inggris yang ingin menanamkan modalnya di Batam.

“Batam merupakan tempat yang nyaman untuk berinvestasi. Banyak industri di Batam yang tumbuh dan berekspansi. Kami siap memfasilitasi calon investor agar bisa menjalankan usaha dengan tenang dan berkelanjutan. Kami berharap hubungan kemitraan dengan Inggris bisa semakin kuat ke depannya,” ujar Ariastuty.

Dalam pertemuan itu, ia turut didampingi oleh Direktur Pelayanan Penanaman Modal dan Lalu Lintas Barang, Surya Kurniawan Zuhairi, serta sejumlah pejabat eselon III dan IV.

Beberapa isu strategis yang turut dibahas mencakup kebijakan investasi terkini di Batam, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), proyek-proyek investasi mendatang, kebutuhan skill tenaga kerja, hingga potensi kerja sama pendidikan berbasis kurikulum British.

Delegasi Kedutaan Inggris berkomitmen membawa hasil diskusi ini ke negara mereka untuk ditindaklanjuti dalam forum yang lebih luas. Mereka juga menyatakan minat untuk kembali ke Batam dengan membawa peluang kemitraan yang konkret.

Setelah pertemuan dengan BP Batam, rombongan delegasi melanjutkan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi, antara lain KEK Nongsa Digital Park, Mal Pelayanan Publik, RSBP Batam, serta PT Volex Indonesia. (*)

Update