Minggu, 25 Januari 2026

BP Batam Tetapkan 3 Fokus Utama Investasi untuk Pertumbuhan 10 Persen

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Amsakar Achmad.

batampos – BP Batam menetapkan tiga fokus utama investasi sebagai arah pembangunan ekonomi selama lima tahun ke depan. Langkah ini diyakini mampu mengakselerasi pertumbuhan sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai pusat ekonomi global.

Pertumbuhan ekonomi Batam pada triwulan II 2025 tercatat sebesar 6,66 persen secara tahunan (year-on-year), lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang mencapai 5,3 persen. Data BPS juga menunjukkan Batam menyumbang lebih dari 66 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kepri.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, menyebut capaian tersebut merupakan refleksi dari kepercayaan investor yang terus meningkat. “Data ini mengonfirmasi strategi kami: Batam adalah kota yang digerakkan oleh investasi,” katanya, Senin (15/9).

Untuk menjaga momentum tersebut, BP Batam meluncurkan Rencana Strategis 2025-2029 yang memprioritaskan tiga sektor. Pertama, Hub Logistik dan Perdagangan Global lewat modernisasi pelabuhan dan bandara, serta pengembangan jasa keuangan dan perdagangan internasional.

Baca Juga: Operasi Pasar Murah Pemko Batam Digelar Tiga Hari, Cek Jadwal dan Lokasinya

Kedua, Industri Berbasis Teknologi dan Nilai Tambah Tinggi. Fokus ini diarahkan pada penguatan industri manufaktur maju seperti kedirgantaraan, serta akselerasi pertumbuhan ekonomi digital dan industri kreatif.

Ketiga, Kawasan Ekonomi Baru dan Industri Jasa Modern. Sektor ini memantapkan pengembangan pariwisata kesehatan terpadu serta pembangunan waterfront city berstandar internasional sebagai wajah baru Batam.

Ketiga fokus tersebut bukan hanya jargon, melainkan peta jalan yang konkret untuk membuka potensi penuh Batam. Otorita ingin Batam menjadi simpul utama lalu lintas barang, jasa, dan inovasi di kawasan Asia.

Salah satu indikator yang menunjukkan kekuatan Batam adalah lonjakan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) pada triwulan II 2025 yang tumbuh 9,22 persen. Lonjakan ini menyumbang 3,81 poin persentase terhadap total pertumbuhan ekonomi Batam.

Beberapa waktu lalu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menilai keberhasilan menjaga arus investasi menjadi dasar optimisme. Ia menargetkan Batam mampu mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen pada 2029, atau dua poin lebih tinggi dibanding target nasional.

“Posisi strategis Batam, insentif fiskal yang kompetitif, dan ekosistem industri yang matang adalah modal penting. Kami sedang mengubah potensi Batam menjadi kinerja ekonomi nyata,” kata dia.

Baca Juga: Anggaran BP Batam 2026 Rp 2,44 Triliun Disetujui DPR

Perhatian pemerintah pusat terhadap Batam serta meningkatnya minat dunia internasional menjadi momentum yang harus dimanfaatkan bersama. Ia juga mengajak semua pihak menjaga iklim investasi agar tetap kondusif dan inklusif.

Pelaku usaha menilai arah kebijakan BP Batam sejalan dengan kebutuhan dunia industri. Ketua APINDO Kota Batam, Rafki Rasyid, menyebut pertumbuhan ekonomi Batam menjadi bukti solidnya iklim investasi.

“Kebijakan tepat dan perbaikan infrastruktur adalah faktor kunci. Kami berharap tren positif ini terus berlanjut,” ujarnya.

BP Batam pun memasang target ambisius. Realisasi investasi tahunan ditingkatkan dari Rp46,3 triliun pada 2025 menjadi Rp78,5 triliun pada 2029. Angka ini dipandang realistis jika ketiga sektor fokus investasi berjalan sesuai rencana. (*)

 

Reporter: Arjuna

Update