
batampos – BP Batam menutup akses ke Telaga Bidadari, di Tiban. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kualitas air baku Waduk Mukakuning yang selama ini menjadi sumber utama pasokan air bersih bagi masyarakat Batam.
Hal demikian disampaikan oleh Kepala Seksi Pengaman Objek Vital BP Batam, Genduk Afreni. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak lagi memasuki kawasan tersebut.
“Kami imbau seluruh masyarakat untuk tidak masuk ke Telaga Bidadari. Kawasan ini bukan tempat wisata, melainkan DTA Mukakuning yang kebersihannya wajib kita jaga demi keberlanjutan pasokan air bersih bagi masyarakat Batam,” katanya.
Baca Juga: Penetapan Tersangka Lewat Investigasi, Kapolresta: Santunan Tidak Hilangkan Ancaman Pidana
Penutupan ini membuat sejumlah pencinta wisata alam kecewa. Selama ini, Telaga Bidadari dikenal sebagai salah satu destinasi tersembunyi yang kerap dieksplor komunitas pejalan dan fotografer karena keindahan airnya yang jernih serta suasana hutan yang masih asri.
Alex, salah seorang penggemar wisata alam yang sudah beberapa kali berkunjung ke Telaga Bidadari, mengaku cukup kecewa dengan kebijakan tersebut. Menurutnya, selama ini para pengunjung menjaga kebersihan lokasi agar tetap alami.
“Setiap kali kami masuk, kami selalu pastikan tidak meninggalkan sampah dan tetap menjaga kebersihan. Sayang sekali kalau akses ditutup total, padahal tempat ini bisa jadi sarana masyarakat untuk lebih dekat dengan alam,” kata dia, Jumat (22/8).
Baca Juga: Pemko Batam Pastikan Keamanan Data Pendaftar Pesta Rakyat 2025
Meski begitu, ia memahami alasan BP Batam. Dia berharap, ke depan ada solusi agar kawasan konservasi tetap terlindungi tanpa harus menutup sepenuhnya akses masyarakat.
“Mungkin bisa dibuat aturan atau izin terbatas, jadi orang bisa menikmati alamnya sekaligus tetap menjaga keberlanjutan air baku,” katanya. (*)
Reporter: Arjuna



