Jumat, 13 Maret 2026

Calon PMI Ilegal Hendak Dikirim Lewat Singapura, Diamankan di Batam Center

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapolsek KKP Polresta Barelang AKP Awal Sya’ban Harahap didampingi Kanit Reskrim Iptu Agus Sapriadi Lubis saat press release di Mapolsek KKP, Kamis (6/10).

batampos – Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Polresta Barelang kembali berhasil menyelamatkan 5 orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan diberangkatkan ke Malaysia secara ilegal.

Kapolsek KKP Polresta Barelang AKP Awal Sya’ban Harahap mengungkapkan, pada Selasa (4/10) sekira pukul 05.30 timnya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya pengiriman calon PMI secara ilegal melalui Pelabuhan Ferry Batam Center.

“Berdasarkan informasi tersebut, tim berhasil mengamankan 5 orang calon PMI dan juga berhasil mengamankan para tersangka,” ujar Awal didampingi Kanit Reskrim Iptu Agus Sapriadi Lubis saat pres release di Mapolsek KKP, Kamis (6/10).

Baca Juga: Cuaca Buruk, Tiga Pesawat Batal Mendarat di Bandara Hang Nadim Batam

Adapum kelima pelaku yang diamankan tersebut berinisial S, 30, H, 21, SW, 32, I, 42, HN, 30. Untuk tersangka S dan H diamankan di Pelabuhan Batam Center, tersangka SW, HN, dan I diamankan di Hotel Kaliban Batam Center.

“Para korban ini ditampung mereka sementara di Hotel Kaliban Batam Center kamar lantai dasar,” tuturnya.

Setelah dilakukan introgasi , tersangka H menjelaskan, bahwa dia bersama tersangka S yang mengurus keberangkatan calon PMI Ilegal.

Baca Juga: Jemput Bola, Disdukcapil Batam Rekam e-KTP ke Sekolah

Ini merupakan modus baru, jadi mereka ini rencananya akan dipekerjakan di Malaysia namun mereka masuk melalui negara Singapura,” imbuhnya.

Untuk tersangka SW dan I ini bertugas untuk menjadi antar jemput calon PMI Ilegal. Sementara tersangka HN bertugas untuk pengurus penampungan mereka semua.

“Tim berhasil mengamankan barang bukti berupa uang senilai 295 dolar Singapura yang digunakan nanti sebagai uang tunjuk dan paspor yang digunakan oleh calon PMI Ilegal,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

SALAM RAMADAN