Selasa, 27 Januari 2026

Catat Sejarah, Batam Sukses Bangun Proyek Wind Tower untuk AS

spot_img

Berita Terkait

spot_img

batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyambut baik pelepasan proyek Empire Wind (Wind Tower) ke Amerika Serikat yang dilakukan di Seatrium Batam Yard, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Senin (7/7/2025).

Proyek dengan bobot 4.200 ton ini merupakan bagian dari kerja sama antara Seatrium dan Equinor, dengan nilai investasi mencapai USD 22 juta. Sebanyak 4.000 tenaga kerja, baik lokal maupun asing, terlibat dalam proses produksi yang berlangsung selama 1,5 tahun tersebut.

Amsakar mengaku terkesan dan menyatakan dukungan penuh pemerintah terhadap penguatan sektor manufaktur dan ekspor produk unggulan Batam ke pasar internasional.

“Ini pencapaian luar biasa. Batam tidak hanya bersaing di tingkat nasional, tetapi juga telah tampil di panggung dunia. Kami bangga, produk Batam berkontribusi pada proyek energi terbarukan global,” ujar Amsakar dalam sambutannya.

Amsakar, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam, menegaskan bahwa pelepasan struktur wind tower ini bukan sekadar pengiriman barang, melainkan simbol kekuatan industri Batam dalam menjalin kemitraan strategis global.

Ia berharap keberhasilan ini menjadi pintu masuk bagi proyek-proyek besar berikutnya, yang akan memperkuat pertumbuhan industri dan menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Mudah-mudahan ini menjadi awal dari lebih banyak proyek besar yang masuk ke Batam, dan mendorong terciptanya lapangan kerja baru ke depannya,” harapnya.

“Selamat atas capaian ini dan terima kasih atas kerja luar biasa semua pihak. Ini adalah kebanggaan bagi kita semua,” tambahnya menutup sambutan.

Sementara itu, President Director Seatrium Batam Yard, Cai Yi Xiang, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menyebut proyek ini berhasil diselesaikan tepat waktu dan tanpa insiden, meskipun diwarnai berbagai tantangan.

“Pencapaian luar biasa ini mencerminkan nilai-nilai inti kami, yaitu keselamatan, kualitas, serta dedikasi dari setiap individu yang terlibat,” ujarnya.

Yi Xiang berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut demi masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Project Manager Equinor, Sibjin Lomheim, juga mengapresiasi peran penting Batam dalam kesuksesan proyek ini. “Ini hasil kerja keras luar biasa dari semua pihak,” serunya.

Struktur “jacket” wind tower tersebut akan menjadi fondasi penting bagi turbin angin lepas pantai di Pantai Timur Amerika Serikat, sekaligus menjadi bukti nyata dari komitmen global terhadap pengembangan energi terbarukan dan berkelanjutan. (*)

Update