
batampos – Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Kepri kembali menggelar color run atau lari gembira bertajuk Rainbow Run 2.0, bertempat di Dataran Engku Putri, Minggu (29/10). Ketua Panitia Rainbow Run, Agung Prayogo mengatakan terakhir kali Rainbow Run digelar pada 2016 lalu, dengan jumlah peserta 3.000 orang. Tahun ini, rencana kegiatan serupa digelar daekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda dan HUT IPTI Kepri ke-7.
“Dengan panitia yang sudah berpengalaman, saya yakin 2023 ini Rainbow Run 2.0 diikuti 5.000 peserta,” Rabu (9/8).
Menurut dia, target peserta tak hanya warga lokal, namun juga wisatawan mancanegara. Color run ini mempunyai 3 kategori yakni kategori laki-laki, kategori perempuan, dan kategori usia 35 keatas.
Baca Juga: Permintaan Taksi Online di Bandara Hang Nadim Cukup Tinggi, BIB Belum Tambah Jumlah Armada
Peserta akan berlari sepanjang 7 kilometer dengan rute yang dimulai dari Dataran Engku Putri, lalu Kantor BP Batam, Bundaran Laluan Madani, Simpang Gelael Batam, lalu Pollux Habibie, dan berakhir di Dataran Engku Putri. Biaya pendaftarannya Rp 150 ribu.
“Target kami millenial dan gen z. Harga tiket Rp 100 ribu, pertama rilis untuk 500 tiket pertama yang berakhir sampai 17 Agustus 2023, lalu normal price Rp 150 ribu, dan on the spot Rp 200 ribu,” sebutnya.
Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Promosi Wisata Disbudpar Kota Batam, Ratna Sari menyambut baik kegiaatan yang digelar oleh IPTI Kepri. Ardi, berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat membawa nama Batam ke kancah nasional dan internasional khususnya dalam wisata olahraga.
“Pak wali (Muhammad Rudi) sangat senang kegiatan ini berlangsung di Batam dan berharap agar Batam bisa dikenal khususnya dalam wisata olahraganya,” ucapnya.
Lanjut dia, Pemerintah Kota (Pemko) Batam siap menyukseskan acara. “Amanah Pak Wali (Muhammad Rudi) Pemko Batam siap membantu event-event seperti ini hadir di Kota Batam,” ujarnya.
Baca Juga: Berhasil Tipu Warga Batam Ratusan Juta, WN Nigeria Terancam 4 Tahun Penjara
Ia menyampaikan, Wali Kota Batam yang juga menjabat Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mendedikasikan Batam sebagai kota pariwisata. Itu bisa dilihat dari infrastruktur yang tengah dikembangkan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
Kota Batam mempunyai amenitas yang lengkap, seperti hotel 241, 1032 kafe dan restoran, 12 pusat perbelanjaan, dan ragam destinasi wisata. Kemudian Batam mempunyai ragam atraksi baik atraksi alam, budaya, dan buatan.
“Kalau 3A (Aksesbilitas, Amenitas, Atraksi) sudah berkolaborasi bukan tidak mungkin barangkali Batam wismannya bisa melampaui Bali,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yashinta



