batampos – Lion Air dengan kode penerbangan JT 144 terjadwal terbang dari bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Minangkabau Padang. Kamis (29/12/2022) pesawat terbang tersebut berangkat dari Batam tujuan Padang pukul 9.30 wib. Akibat cuaca buruk Lion Air return to base (RTB) alis balik ke bandara Hang Nadim.

“Tadi pesawat sudah di atas Padang pesawat berputar-putar setelah berangkat dari Batam
semakin tinggi dan beberapa di informasikan kru bahwa cuaca buruh kembali lagi mendarat. Lalu kami kembali lagi ke Batam,” ujar salah satu penumpang Lion Air JT 144 , Syahril.
Ia melanjutkan saat mendarat kembali di Batam tidak lama usai isi minyak nggak lama pesawat tersebut berangkat lagi.
“Kami sampai Padang sekitar pukul 14.10 WIB. Alhamdulillah sudah sampai dengan selamat ,” jelasnya.
Sementara itu, Humas Bandara Internasional Batam (BIB) Hang Nadim, Rafi Noor Farhan, membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar dikarenakan cuaca buruk, dengan penerbagan JT 144,” jelasnya.
Sementara itu, Corporate Communications Strategic Lion Air Grup, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan Lion Air Group melaksanakan koordinasi dan komunikasi intensif berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) bersama pihak terkait regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, BMKG dan lainnya dalam antisipasi dampak dari cuaca yang kurang baik terhadap transportasi udara.
“Setiap penerbangan Lion Air Group harus selalu memperhatikan faktor alam dan meteorologi BMKG yang menghasilkan data dan informasidetail, cepat, tepat dan akurat,” ujarnya.
Lion Air Group senantiasa melaksanakan pemantauan (monitor) perkembangan terkini dari cuaca dan menggunakan informasi cuaca untuk mengambil keputusan berdasarkan laporan serta pemberitahuan resmi.
“Pada pesawat Lion Air Group, kinerja pilot didukung peralatan untuk deteksi cuaca, angin, awan dan lainnya tergolong canggih, sehingga dapat memantau cuaca, suhu dan tekanan udara secara tepat serta pilot dapat memanfaatkan untuk kebutuhan komunikasi dan memutuskan cepat sesuai pedoman kerja,” tutupnya. (*)



