Sabtu, 14 Maret 2026

Dampak Kenaikan Harga BBM, Tarif Ferry Antar Daerah di Kepri Segera Dibahas

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Penumpang turun dari kapal ferry di Pelabuhan Punggur Batam. foto: Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos – Dinas Perhubungan Provinsi Kepri akan segera membahas tarif ferry antar kota dan kabupaten di Kepri. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Junaidi Sarpan mengatakan pembahasan tarif tersebut, merupakan dampak dari kenaikan harga BBM.

Sebab, kapal ferry menggunakan bahan bakar minyak berjenis solar subsidi. “Sesegera mungkin akan dirapatkan,” kata Junaidi, Minggu (4/9).

Ia mengatakan bahwa Dinas Perhubungan Kepri memiliki kewenangan mengatur tarif antar kota dan kabupaten. Sejauh ini, transportasi massal antar kota dan kabupaten hanya Kepri.

“Angkutan umum dalam kota dan kabupaten, pengaturan tarifnya di Pemerintahan Kota dan Kabupaten masing-masing,” kata Junaidi.

Sedangkan tarif transportasi antar provinsi diatur oleh pemerintah pusat. Junaidi mengakui bahwa kenaikan BBM, pasti akan berdampakan meningkatnya operasional pengelola kapal ferry.

Oleh sebab itu, Dishub Provinsi Kepri akan merapatkan tarif baru dan menghitung berapa kenaikannya. Sebab, saat ini harga solar subsidi Rp6.800.

“Jadi nanti lihat komponen-komponennya, kan ada matrixnya. Selain itu, ada beberapa rumusnya,” ujar Junaidi.

Ia meminta masyarakat agar tidak khawatir. Dishub Kepri saat membahas tarif, juga akan memikirkan dampaknya terhadap ekonomi masyarakat.

“Dinas Perhubungan akan segera bahas bersama asosiasi, kami cepat akan melakukan rapat lebih lanjut,” tuturnya. (*)

 

 

Reporter : FISKA JUANDA

SALAM RAMADAN