
batampos – Ratusan siswa SMA Tabgha bakal mendapat pengalaman berharga, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam berkolaborasi dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kepri akan menggelar seminar dan edukasi fotografi di Gedung Pemko Batam, Jumat (12/9).
Kegiatan ini mengusung tema “Fotografi Menggunakan Handphone”. Tema itu dipilih karena hampir semua siswa sudah memiliki ponsel pintar sehingga mudah dipraktikkan dalam keseharian.
Kepala Dinas Kominfo Batam, Rudi Panjaitan, menyebutkan fotografi kini bukan hanya soal seni. Lebih dari itu, fotografi adalah keterampilan penting di era digital.
“Anak-anak kita harus diberi ruang untuk berekspresi. Dengan fotografi, mereka bisa belajar bercerita, mendokumentasikan momen, sekaligus menambah keterampilan digital,” tegas Rudi, Jumat (5/9).
Agenda kegiatan terbagi dalam dua sesi. Pertama, siswa dibekali teori dasar fotografi. Materinya meliputi komposisi, pencahayaan, hingga teknik memanfaatkan kamera ponsel agar hasil jepretan lebih berkualitas.
Sesi berikutnya lebih seru. Siswa diajak praktik langsung di lapangan dengan bimbingan pewarta foto berpengalaman. Pada kesempatan ini, siswa bebas bertanya soal trik maupun kendala yang sering dihadapi saat memotret.
Untuk menambah antusiasme, panitia menyiapkan kuis interaktif dengan hadiah menarik serta souvenir. Setiap peserta juga akan mendapat materi pembelajaran, baik dalam bentuk manual cetak maupun versi digital.
Ketua PFI Kepri, Tommy Purniawan, menyambut baik kerja sama ini. Ia menilai program edukasi fotografi sangat dibutuhkan generasi muda.
“Sekarang semua orang pegang kamera, entah lewat gadget, kamera saku, atau DSLR. Tapi tak banyak yang benar-benar menguasai teknik memotret. Itu sebabnya kita buka ruang diskusi, supaya siswa tahu cara menghasilkan foto yang baik,” jelasnya.
Tommy berharap kegiatan ini tidak berhenti di SMA Tabgha saja. Katanya, PFI siap mendukung jika ada sekolah lain di Kepri yang tertarik dengan program serupa.
“Semoga kegiatan ini berkelanjutan. Kita ingin semakin banyak siswa dan mahasiswa yang bisa memahami fotografi, bukan hanya sekadar memotret,” tambahnya.
Kominfo Batam pun memastikan program ini tidak berhenti di satu sekolah. Edukasi fotografi dengan pendekatan teori dan praktik direncanakan akan diperluas ke sekolah-sekolah lain.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan insan pewarta foto, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan bibit fotografer muda dari Batam. Generasi kreatif yang bukan hanya bisa memotret, tetapi juga piawai memanfaatkan teknologi digital untuk bercerita dan menginspirasi. (*)
Reporter: Yashinta



